NIAS SELATAN, LINTASNEWSMEDIA.ID – Diduga pelayanan rumah sakit di wilayah Kecamatan Lahusa Helezalulu, Kabupatem Nias Selatan menimbulkan kekecewaan masyarakat sekitar dan guru pendidik saat mendampingi muridnya untuk berobat.
Siswi yang mengalami sesak napas disinyalir tidak mendapat penanganan yang memadai dari rumah sakit tersebut, Rabu (22/1/2025).
Menurut keterangan para saksi, bahwa siswa yang dibawa oleh guru dan temannya ke rumah sakit tersebut tidak melihat satu orangpun petugas medis untuk melayani pasien.
“Setelah menunggu kurang lebih 30 menit, barulah petugas tiba, dan petugas tersebut juga menyampaikan bahwa rumah sakit ini tidak memiliki oksigen yang dibutuhkan untuk menangani pasien,” katanya.
Selain itu, pasien langsung disuruh pulang tanpa ada upaya dari pihak rumah sakit untuk memberikan solusi atau merujuk ke fasilitas kesehatan lain. Hal itu yang membuat kami lebih kecewa.
“Sangat kecewa dengan pelayanan dan sikap pihak rumah sakit. Apalagi petugas tidak ada saat kami tiba, dimanakah tanggungjawabnya mereka untuk memberikan pelayanan bagi pasien,” ujar salah seorang guru yang mendampingi siswa.
Para guru meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) untuk segera meninjau kejadian ini, dan melakukan evaluasi terhadap pelayanan kesehatan Rumah Sakit di Kecamatan Lahusa Helezalulu.
“Kesehatan adalah hak dasar masyarakat. Kami berharap Pemkab bertindak tegas, agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tambah salah seorang guru lainnya.
Masyarakat berharap kejadian ini dapat menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah Kecamatan Lahusa Helezalulu.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak rumah sakit belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden yang dialami seorang siswa SMP.
Sumber: B Gula
Layanan Rumah Sakit di Lahusa Helezalulu Dikeluhkan, Pasien Tidak Mendapatkan Perawatan
Setelah menunggu kurang lebih 30 menit, barulah petugas tiba, dan petugas tersebut juga menyampaikan bahwa rumah sakit ini tidak memiliki oksigen yang dibutuhkan untuk menangani pasien
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


