Gowa — Dampak penumpukan sampah disebut terjadi hampir di seluruh wilayah pelayanan DLH Gowa, khususnya Kecamatan Somba Opu dan Pallangga.
Sejumlah ruas jalan yang disebut terdampak antara lain Jalan Sultan Hasanuddin, Jalan Masjid Raya, Jalan Basso Dg Bunga, Jalan Andi Mallombasang, Jalan Andi Tonro, Jalan Manggarupi, Jalan Malino, Tun Abdul Razak, Macanda hingga Poros Pallangga
Kadis DLH Gowa Azhari membeberkan jika kendaraan operasional pengangkut sampah itu tidak berjalan karna BBM yang belum di bayarn
” operasional sebanyak 27 Unit armada terhenti karena pasokan BBM dari SPBU tidak lagi diberikan akibat adanya pembayaran yang belum diselesaikan.” Jelas Azhari saat di RDP DPRD Gowa, Kemarin Selasa 22/09/2026
Sementara itu Plh BPKD Gowa Abd Rachman menjelaskan persoalan tunggakan BBM ( Solar) itu belum diselesaikan mulai Agustus s/d” pertengahan September 2026
” Sistem pembayaran di SPBU dilakukan 2 kali sebulan , pembayaran pertanggal 1 s/d 15 bulan Agustus itu sudah dibayarkan sebesar 167 juta , tapi yang belum dibayarkan itu pertanggal 16 Agustus s/d pertengahan September” bebernya
Ia juga mengakui pada saat itu masa transisi yang membutuhkan waktu , karna sistem pembayaran yang dilaksanakan itu beda bank
” Transaksi Pembayaran BBM ( Solar ) itu beda bank ” jelas nya
Abd Rahman juga mengatakan status sebagai pelaksana harian (Plh) membuat kewenangan dalam mengeluarkan anggaran tidak sama dengan pejabat definitif.
“Sekarang kita mengalami keterbatasan, saya hanya Plh. Belum bisa mengeluarkan dana lain selain gaji pegawai,” kata Abd Rachman didepan Wakil Ketua Saat RDP di DPRD Gowa
Eksplorasi konten lain dari lintasnewsmedia.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


