PASANGKAYU, LINTASNEWSMEDIA.ID – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pasangkayu tahun 2025 dengan tema ” Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Infrastruktur”, Rabu (13/3/2024).
Musrenbang ini dilaksanakan dalam rangka membahas capaian target pembangunan daerah yang di laksanakan oleh Pemkab Pasangkayu.
Bupati Pasangkayu, Yaumil Ambo Djiwa mengatakan, Musrenbang RKPD Kabupaten adalah untuk menyampaian arah kebijakan pembangunan tahun 2025 dengan meminta saran dan masukan dari berbagai pihak dan pemangku kepentingan, demi penyempurnaan dokumen RKPD Tahun 2025.
“RKPD akan menjadi dasar penyusunan Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah dan kebijakan umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran (PPA) tahun 2024,” ucapnya.
Yaumil sampaikan, RKPD tahun 2025 merupakan juga dokumen perencanaan pembangunan tahun ke-4 dari RPJMD Kabupaten Pasangkayu, periode 2021-2026 dalam rangka akreditasi dan singkronisasi dengan sasaran program RKPD Provinsi Sulbar dan RKP Nasional tahun 2024 kedalam program kegiatan Kabupaten Pasangkayu.
“RKPD tahun 2025 adalah untuk mewujudkan sinergitas perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengawasan pembangunan antar wilayah, sektor pembangunan di tingkat pemerintahan dalam mewujudkan efisiensi alokasi berbagai sumber daya di pembangunan daerah,” jelasnya.

Sementara Pj Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakhrullah mengatakan, musrenbang RKPD ini adalah forum untuk membangun sinergitas dan kolaborasi sinergi antara Pemprov dan Kabupaten, agar tercipta program berkelanjutan dan saling menunjang.
Program yang menunjang dalam keberhasilan pembangunan suatu daerah yang tidak hanya diukur oleh tingginya pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas manusia.
“Secara umum ditunjukkan melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang dibentuk dari 3 dimensi dasar, yaitu umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan dan standar hidup layak. Dalam hal ini perlunya peningkatan sektor pendidikan, kesehatan dan investasi,” ucapnya.
Dalam sektor pendidikan, kata Zudan, Pemprov Sulbar akan memberikan 1000 beasiswa atau bantuan pendidikan kepada siswa sesuai jenjang pendidikan SMA, S1, S2 dan S3.
“Selain itu, perlunya membangun kultur belajar dari terciptanya metode belajar secara akademis dan agama,” tuturnya.
Lanjut Zudan, untuk sektor kesehatan, khususnya penurunan angka stunting, agar Pemkab Pasangkayu bersama-sama menggerakkan Posyandu dalam upaya pemberian gizi melalui PMT kepada balita, sebagai sarana untuk membantu mencukupi kebutuhan gizi.
d. Pada sektor investasi agar diberikan kemudahan perizinan, optimalisasi industri kreatif dan pertanian, serta memgembangkan sektor pariwisata.
Diketahui, dihadiri Wakil Bupati Pasangkayu Hj. Herny Agus Ambo Djiwa, Sekda Pasangkayu Muh.Zain Mohammad, Dandim 1427/Pasangkayu Letkol Czi Dony Siswanto, Kasi Pidsus mewakili Kejari Pasangkayu Samuel A.T Patandianan, mewakili Kapolres Pasangkayu Akp Idam, dan para OPD Lingkup Pemda Pasangkayu.
Pasca Musrembang RKPD dilanjutkan peresmian gedung pendidikan Dana Alokasi Khusus (DAK) SMA Negeri II Pasangkayu dan SDN Negeri I Pasangkayu secara simbolis Pj Gubernur Sulbar Zudan Arif Fakhrullah. (Adv/Roy)
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


