PASANGKAYU, LINTASNEWSMEDIA.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) akan melakukan pembenahan lampu jalan, khususnya dalam Kota Pasangkayu, Jum’at (8/9/2023).
Pembenahan lampu jalan sebagai bagian pelayanan ke masyarakat, khususnya kepada pengguna jalan yang melintas di Trans Ir Sukarno dan Muhammad Hatta.
Kepala Dishub Pasangkayu, Zulfikar saat ditemui diruang kerjanya mengatakan, penerangan lampu jalan memang banyak di keluhkan oleh masyarakat, sehingga kami di Dishub hanya fokus di 2 jalur dulu yaitu Ir Soekarno dan Muhammad Hatta.
“Saya tidak fokus terhadap besaran anggaran kurang lebih 1,4 Milyar nya, tapi fokusnya kepada penyelesaian isu-isu yang di kompleng dari masyarakat, terutama di jalan poros Ir Soekarno dan Muhammad Hatta,” katanya.
Menurut Zulfikar, untuk saat ini lampu jalan yang masih menyalah menggunakan tenaga surya sekitar 20 persen, dan itu pengadaan dari 4 atau 5 tahun lalu, bahkan tidak dipelihara lagi, sehingga perlu dilakukan pembenahan.
Pembenahan ini akan kita kombinasikan menggunakan tenaga listrik dari PLN dengan menerapkan smart sistem.
“Adanya smart sistem ini, setiap panel kontrol di pasangi perangkat yang bisa terhubung langsung dengan internet, sehingga lampu yang putus atau menyalah bisa di pantau melalui Handphone (Hp) Android,” ucapnya.
Zulfikar sampaikan, dijalan Muhammad Hatta akan di pasangi tiang lengan ganda, jadi 1 tiang menggunakan 2 mta lampu dengan kapasitas 90 watt dengan merek yang sama, agar pencahayannya bisa ekositem.
“Adapun kendala sebelumnya, itu dikarenakan berbagai macam merek dan kapasitas watt nya berbeda-beda, ada yang 50 dan juga 100 watt, maka pencahayaanya tidak ekositem. Kami akan benahi dan menyeragamkan besaran wattnya,” ungkapnya.
Tiang yang terdapat dijalan poros Ir Soekarno akan diganti dengan baru, kata Zulfikar, sebab pertimbangannya tiang lama menggunakan tenaga surya dan itu tidak ada beban intalasi dari tarikan kabel.
“Jadi menggunakan intalasi, maka tiang lama diganti baru, sebab ada beban tarikan kabel disetiap tiang dari PLN dan kita tidak menggunakan lagi lampu tenaga surya untuk dijalan Ir Soekarno,” jelasnya. (Roy)
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


