LAMPUNG TIMUR, LINTASNEWSMEDIA.ID – Kendaraan yang terdapat di pasar Pekalongan Kabupaten Lampung Timur belum tertata rapi dan menyebabkan kemacetan bagi pengguna jalannya yang hendak melintas, Jum’at (17/02/2023).
Di pasar Pekalongan terlihat seorang Juru Parkir (Jukir), dan parkiran kendaraan roda 2 masih belum teratur, sehingga diduga menyebabkan kemacetan.
Menurut salah seorang Jukir yang tidak ini namanya di publikasi, dia mengatakan, saya disini hanya di tugaskan sebagai Jukir di pasar Pekalongan, jadi khusus parkiran saja bang.
“Jukir di wilayah pasar Pekalongan terbagi, ada yang samping sebelah kiri gerbang masuk dan saya sendiri di dalam pasar. Hasil dari parkiran kami setor kepada Muslih,” terangnya.
Awak media ini mencari infomasi akurat yang dapat di pertanggung jawabkan dan memastikan keterangan dihimpun benar. Berdasarkan Jukir tersebut, awak media lintasnewsmedia.id mengkomfirmasi Muslih selaku koordinator Jukir.
Koordinator Jukir, Muslih mengatakan, saya meneruskan tugas Almarhum kakak saya selaku koordinator Jukir dan mengakomodir sekitar tujuh orang petugas juru parkir yang terdapat di wilayah pasar Pekalongan ini.
“Dari hasil kontribusi Jukir yang ada di pasar Pekalongan, saya setorkan pada petugas Dinas perhubungan sesuai dengan yang sudah berjalan dalam setiap bulannya, dan setorannya sejumlah Rp 2 juta rupiah,” bebernya.
Setelah mendapat konfirmasi terhadap Muslih, media mencoba menghubungi Seno selaku Staf Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Timur melalui nomor WhatsApp.
Seno menjawab singkat di via Whatshapp “Baik, bang, untuk penjelasannya ke kantor aja bang, kita ngobrol. (Red)
Editor: Roy
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


