PASANGKAYU, LINTASNEWSMEDIA.ID – Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa melakukan pengukuhkan perpanjangan masa jabatan Kepala Desa (Kades) dan anggota Badan Permusywaratan Desa (BPD), Senin (15/7/2024).
Pengukuhan Kades tersebut dirangkaikan dengan pencangan Desa Cantik Statistik (Desa cantik) dan Launching Program Inovasi Daerah yang mengusung tema “Pamase Smart” di wilayah Kabupaten Pasangkayu.
Bupati Pasangkayu, Yaumil Ambo Djiwa dalam sambutannya mengatakan, pengukuhan perpanjangan Kades ini berdasarkan dengan undang-undang (UU) nomor 6 tahun 2014 tentang desa, sebagaimana telah diubah di UU nomor 3 tahun 2024 yang mengamanatkan bahwa Kades dan anggota BPD memegang jabatan selama 8 tahun.
Berdasarkan ketentuan tersebut, Pemerintah Daerah (Pemkab) Pasangkayu melaksanakan pengukuhan perpanjangan masa jabatan Kades dan BPD se-Kabupaten Pasangkayu.
“Selamat kepada seluruh Kades dan BPD yang telah dikukuhkan masa jabatan selama 8 tahun. Disini saya sampaikan, bertambahnya masa jabatan ini dapat meningkatkan semangat bekerja dan mengabdi kepada masyarakat desa, karena perpanjangan jabatan merupakan amanah memperkuat pembangunan desa masing-masing,” jelasnya.
Yaumil katakan, diharapkan kepada seluruh Kades agar terus bersinergi bersama BPD demi keberlanjutan pemerintahan dan pembangunan desa lebih baik.
Kades bersama BPD harus melakukan tugas dengan penuh ketulusan, tanggung jawab berpegang teguh pada peraturan yang berlaku serta menjalin kerjasama yang baik dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan semua pemangku kepentingan di desa.
“Desa Cantik merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) nomor 39 tahun 2019, sebab peran desa sebagai satuan wilayah terkecil sangat penting, sehingga pemerintah desa diharapkan mampu menyelenggarakan kegiatan statistik di wilayahnya, agar dapat mendukung penguatan tata kelola di pemerintahan,” ungkapnya.
Menurut Yaumil, saat ini Desa Malei terpilih menjadi Desa Cinta se-Indonesia, dan semoga Desa lainnya dapat mengikuti langkanya.
“Saya berharap seluruh Kades se-Pasangkayu bisa menciptakan “Desa Cinta”, agar pembangunan di tiap Desa merata,” ujarnya.
Sekedar diketahui, Pemkab Pasangkayu berkomitmen menciptakan kesejahteraan masyarakat dengan mengalokasikan anggaran tahun 2024 kepada 5000 jiwa pekerja untuk dimasukkan ke program BPJS ketenagakerjaan. (Roy)
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


