PINRANG, LINTASNEWSMEDIA.ID – Telah terjadi pelemparan mobil bus Neo trans tujuan Makassar-Pasangkayu dengan nomor polisi (Nopol) DD 7530 AB di wilayah Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) sekitar pukul 3.30 wita, Senin subuh (26/6/2023).
Kaca depan Bus Neo trans retak dan terdapat bekas hantaman batu sebesar kepalan tangan orang dewasa dibagian kiri dekat pintu.
Penumpang bus Neo trans sontak kaget saat batu tersebut mengenai kaca depan dan bunyinya seperti ledakan ban.
Salah satu Helper bus Neo trans Uga mengatakan, dari jauh melihat seorang laki-laki sedang berdiri di pinggir jalan trans poros Pinrang-Polewali, dan didepan kami ada bus Sipatoluo sedang menurunkan penumpang.
Driver melambungnya, seketika itu seorang laki-laki yang sedang berdiri tadi melempar batu sebesar kepalan tangan orang dewasa yang mengenai kaca depan bagian kiri bawa.
“Selain kaca retak, kaki teman saya juga berdarah, penyebabnya serpihan kaca dari hantaman batu tersebut,” katanya.
Lanjut Uga, driver menghentikan bus, dan jarak dari kejadian sekitar kurang lebih 30 meter, setelah mobil berhenti kami berempat bersama-sama mendatangi tempat pelaku pelemparan kaca bus Neo trans.
Setalah kami mendatanginya, ternyata diduga pelaku sudah lari dan bersembunyi, kami hanya melihat sejumlah botol Minuman Keras (Miras).
“Jadi, kami menduga bahwa pelakunya habis minum, dan setelah mabuk melempar mobil yang sedang melintas di wilayah Kecamatan Mattiro Bulu,” terangnya.
Driver Neo Trans, Ancu mengatakan, saya menghimbau kepada teman-teman driver yang lain, agar berhati-hati ketika memasuki Kecamatan Mattiro Bulu, sebab tadi telah terjadi pelemparan 2 bus.
“Subuh ini sudah 2 bus yang dilempar, termasuk mobil yang saya bawa, dan kejadiannya di dekat Kios Milambong, Kecamatan Mattiro Bulu,” tuturnya. (Roy Mustari)
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


