PASANGKAYU, LINTASNEWSMEDIA.ID – Debat yang berlangsung di hotel mutiara itu dihadiri forkopimda serta partai politik yang mendukung masing calon Bupati dan Wakil Bupati Pasangkayu.
Selain itu, tim panelis empat orang, tim perumus empat, satu moderator, Bawaslu Pasangkayu, pihak Kodim 1427/Pasangkayu bersama jajaran Polres Pasangkayu melakukan pengamanan jalannya debat penajaman visi-misi calon Bupati dan Wakil Bupati Pasangkayu.
Debat ini merupakan salah satu langkah penting dalam proses demokrasi, memberikan kesempatan kepada masyarakat Pasangkayu untuk mengetahui lebih dalam tentang visi dan misi calon pemimpin mereka.
Dalam debat penajaman visi-misi, calon diberi kesempatan untuk menyampaikan pandangan mereka mengenai berbagai isu yang sedang dihadapi oleh masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan infrastruktur, Senin (11/11/2024).
Ketua KPU Pasangkayu, Alkahfi dalam sambutannya mengatakan, Pilkada ini berlangsung berdasarkan keputusan PKPU RI nomor 1363 tahun 2024, dimana debat publik bagian dari rangkaian tahapan kampanye yang mampu untuk meningkatkan partisipasi pemilih.
“Kabupaten Pasangkayu memiliki jumlah penduduk sebanyak 2400 jiwa,” jelasnya.
Kata dia, debat publik pertama yaitu mengangkat permasalah daerah, kesejahteraan masyarakat, kemajuan pelayanan publik dan kemajuan daerah di wilayah Kabupaten Pasangkayu.
Semoga debat publik ini bisa menjadikan gambara visi-misi dan program Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pasangkayu.
“Debat publik ini disiarkan langsung melalui live streaming channel YouTube KPU Pasangkayu dan siaran tunda stadiun TVRI,” jelasnya.
Paslon nomor urut dua Yaumil-Herny menyampaikan, kami berkeinginan kuat untuk pra sejahterakan masyarakat Pasangkayu dengan ditandai taraf hidup yang lebih baik lagi.
Sebagai Paslon, tentu kami bermaksud untuk meneruskan pembangunan di wilayah Kabupaten Pasangkayu.
“Visi kami berlandaskan keberagaman, yaitu;
1.Penyiapan insfrastruktur daerah, pembangunan ekonomi, kawasan perindustrian, perhubungan, pariwisata dan ekonomi kreatif serta pemberdayaan UMKM untuk menopang pembangunan IKN.
2.Penyediaan layanan pendidikan yang berkualitas dan pengembalian anak putus sekolah melalui program retrival dan transisi serta pembinaan pemuda dan olahraga.
3.Penyiapan sarana dan prasarana untuk mendukung pembangunan pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kelautan serta pemantapan ketahanan dan ketersediaan pangan daerah. 4.Peningkatan kesejahteraan sosial dan derajat kesehatan melalui pemberian makanan bergizi
dan susu untuk anak sekolah, bayi, balita, dan bantuan gizi ibu hamil untuk pencegahan gizi buruk/kronis.
5.Peningkatan layanan Kesehatan melalui penyiapan SDM Kesehatan, yaitu dokter dan tenaga Kesehatan lainnya yang ditopang oleh peningkatan sarana dan prasarana kesehatan.
6.Penguatan transformasi digital, transformasi sosial, riset dan inovasi daerah, peningkatan iptek dan pembangunan lingkungan hidup dan SDA yang berkelanjutan.
7.Penguatan reformasi birokrasi, perbaikan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, pembinaan hukum serta peningkatan kualitas dan daya saing SDM, termasuk SDM aparatur.
8.Pembinaan mental spiritual dan pemberian bantuan revitalisasi rumah ibadah, rumah tahfidz. moderasi beragama serta penguatan Gerakan Cinta Masjid dan cinta Al-Quran (CMCA),” urainya.
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


