PASANGKAYU, LINTASNEWSMEDIA.ID – Kolaborasi penanganan kebakaran lahan perkebunan sawit milik warga melibatkan PT Astra Agro Lestari (PT AAL) yakni PT Mamuang bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Pasangkayu, Kodim 1427 Pasangkayu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PT Pasangkayu, kepolisian, Babinsa, dan masyarakat setempat bersinergi untuk mengendalikan api agar tidak meluas, Sabtu (10/10/2026).
Kebakaran diduga dipicu rembesan api dari aktivitas pembakaran rumput yang menjalar ke lahan perkebunan sawit milik warga Kelurahan Martajaya, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.
Peristiwa tersebut berdampak pada area sekitar 3 (tiga) hektare dan sekitar 20 pohon sawit milik Soni dan Made Arif.
Lurah Martajaya, Erni Abdul Kadir, mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak, khususnya PT Mamuang turut memberikan dukungan dalam penanganan kebakaran di wilayahnya.
“Sinergi antara perusahaan dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam membantu masyarakat menghadapi kejadian tersebut,” terangnya.
Ia mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan yang diberikan perusahaan Astra Grup khususnya PT Mamuang.
“Jarak bukanlah penghalang untuk membantu masyarakat. Berkat kolaborasi Damkar pemerintah daerah dan PT Mamuang, kebakaran di kebun sawit milik warga kami dapat dipadamkan,” ucap Erni.
Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran Kabupaten Pasangkayu, Mawardiansyah, mengatakan dukungan perusahaan dalam memperkuat upaya penanggulangan kebakaran lahan di sekitar wilayah operasionalnya.
“Keterlibatan tim perusahaan membantu petugas pemerintah daerah dalam menangani kebakaran di lapangan,” katanya.
Dirinya mengapresiasi sebesar-besarnya atas upaya dan sinergi PT Mamuang dalam pengendalian serta penanggulangan kebakaran lahan milik warga di wilayah lingkar perusahaan.
“Kehadiran dan bantuan Tim Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat (TKTD) perusahaan khususnya PT Mamuang sangat membantu kami dalam penanganan di lapangan,” katanya.
Sementara Kapolsek Pasangkayu, IPTU Candra Boyke Ombong menilai koordinasi dan kecepatan respons berbagai pihak berperan penting dalam penanganan kebakaran, terutama untuk membantu masyarakat yang terdampak.
Kata Candra, informasi cepat dan tanggapan yang sigap dari perusahaan sangat berarti bagi warga dalam menghadapi kejadian kebakaran.
“PT Mamuang merespons dengan cepat sehingga membantu upaya penanganan di lokasi,” katanya.
Manajemen PT Mamuang, Riki Agusrinaldy, menyampaikan bahwa keterlibatan perusahaan dalam penanganan kebakaran tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya bersama untuk melindungi masyarakat dan meminimalkan dampak kebakaran.
“Koordinasi antara perusahaan, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dinilai penting untuk mempercepat respons terhadap kondisi darurat di sekitar wilayah operasional,” paparnya.
Ia mengungkapkan, penanganan kebakaran lahan membutuhkan kolaborasi dan respons cepat dari berbagai pihak.
“Kami mengapresiasi sinergi bersama Damkar, BPBD, TNI, Polri, pemerintah kelurahan, serta masyarakat yang turut terlibat dalam upaya pemadaman api,” ungkapnya.
Riki berharap, koordinasi seperti ini terus terjaga sehingga penanganan kebakaran dapat dilakukan secara efektif dan dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan.
Lanjut Riki, kolaborasi tersebut menunjukkan pentingnya keterlibatan berbagai unsur dalam penanganan keadaan darurat di lingkungan masyarakat.
“Dukungan armada, personel, dan koordinasi di lapangan diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan serta mempercepat penanganan kebakaran lahan di Kabupaten Pasangkayu,” pungkasnya. (*)
Eksplorasi konten lain dari lintasnewsmedia.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


