JENEPONTO,LINTASNEWSMEDIA.ID – Kali pertama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto menggelar kontes Kuda lokal (Jarang Patta’ba) dalam rangka peringatan memperingati Hari Jadi Jeneponto (HJJ) ke-161.
Peserta kontes jarang Patta’ba diikuti sejumlah dari berbagai Kecamatan yang terdapat di wilayah Kabupaten Jeneponto, digelar di lapangan Stadion Mini Turatea Kabupaten Jeneponto, Kamis (25/4/2024).
H. Uskar Baso, mengatakan bahwa kegiatan ini pertama kali terselenggaranya dalam kontes kuda atau Jarang Patta’ba dihadirkan dalam peringatan Hari Jadi Jeneponto yang ke 161.
“Alhamdulillah, kegiatan merupakan rangkaian ini perlu kita apresiasi, karna kenapa pertama kali dilaksanakan dengan menghadirkan kuda lokal dalam kontes kuda lokal atau Jarang Patta’ba sebanyak 13 Ekor Kuda dari berbagai Kecamatan sebagai perwakilanya,” ujarnya Ketua Panitia.
Kadis Pendidikan dan Kebudayan Jeneponto itu menambahkan, ini terlaksana bersama dengan beberapa SKPD dengan koordinir Dinas Pendidikan dan Kebudayan.
“Perlu saya sampaikan bahwa terlaksana kegiatan ini bersumber dana dari DAU Dinas Pendidikan,” sebutnya.
Ia pun berharap kegiatan ini terus dilakukan, karna ini kita sudah mulai apalagi ini salah satu Ikon Kabupaten yakni Kuda.
Sementara, Sekertaris Daerah Sekda Jeneponto, H.Muh Arifin Nur, menyampaikan bahwa seharusnya bapak PJ Bupati mau menghadiri acara, Namun Beliau berhalangan Karna lagi ada kegiatan di Jakarta.
“Tentunya ini sangat diapresiasi ya, karna baru kali ini melaksanakan yang menjadi salah satu Ikon Kabupaten Jeneponto yaitu Kuda,” ucapannya dalam sambutanya.
” Oleh nya itu kami berterima kasih seluruh panitia telah menyiapkan. Walaupun belum semua Kecamatan yang menghadirkan mengikutkan kontes Kuda kali ini,” kata dia lagi.
Arifin Nur menginginkan kegiatan seperti ini terus dilaksanakan dengan kontes yang lebih meriah lagi atau dalam kegiatan peringatan lainya.
Dimoment ini pula, Sekda Jenenpto Galakkan Ikon Kuda sebagai ciri khas Khusus di Kabupaten berjuluk Butta Turatea itu terus digeliatian kehadiran.
“Kuda ini dioleh sebagai makan khas, dioleh jadi Makan Konro, Coto dan masih banyak lagi dari olahan dari daging kuda itu, sehingga khasiat dari olah daging itu membuat orang kuat ada staminanya,” katanya.
Para peserta kontes kuda atau Jarang Patta’ba pun menampilkan berbagai atraksi di depan juri dan para yang hadir. (Firman)
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


