PASANGKAYU, LINTASNEWSMEDIA.ID – Pasca membeli egrek (alat panen sawit), Atmaja (korban) menduduki egrek tersebut sambil mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna biru putih.
Naas, sementara dalam perjalanan Atmaja mengendarai sepeda motornya dengan laju, tiba-tiba motor Honda Gl Pro warna silver yang dikendarai Ardiyanto juga melaju, sehingga tidak bisa menghindar, akhirnya diduga menabrak Atmaja dari belakang.
Kecelakaan tersebut terjadi 26 Desember 2024, di jalan poros Dusun Kuma, Desa Sarudu, Kecamatan Sarudu, Kabupaten Pasangkayu, yang menyebabkan Atmaja mengalami sobek dibagian bokong karena egrek sementara didudukinya saat mengendarai motor.
Akhirnya Atmaja, dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ako, akibat luka parah di bagian bokong, karena terkena sabetan egrek tersebut.
Berdasarkan keterangan Sopandi, kejadian ini bermula saat Atmaja yang mengendarai motor Yamaha Jupiter MX warna biru putih, melaju di jalan setelah membeli egrek.
“Waktu itu setelah membeli egrek, Atmaja mendudukinya sambil mengendarai motor,” terangnya saat ditemui di Polres Pasangakyu, Jumat (27/12/2024).
Lanjut dia, kemudian pada saat korban hendak belok menuju ke bengkel yang berada di sebelah kanan jalan, tiba-tiba dari arah belakang, seorang pengendara sepeda motor Honda Gl Pro warna silver bernama Ardiyanto, melaju dan tidak bisa menghindari Atmaja saat ingin menyebrang.
“Ironisnya, Ardiyanto tidak bisa menghindari, dan akhirnya dia tabrak ponakanku dari arah belakang,” tambah Sopandi.
Sopandi juga katakan, setelah kejadian tersebut, personel dari Polsek Sarudu, kemudian datang ke lokasi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), untuk mencari saksi-saksi, serta mengamankan Barang Bukti (BB) sebagai laporannya ke Polres Pasangakyu.
“Adapun BB yang telah diamankan itu berupa dua unit motor, dan kedua motor tersebut sudah diamankan di Polsek Sarudu,” ungkapnya.
Sementara itu, menurut Sopandi sampaikan, bahwa sejumlah saksi dan pihak kelurga sedang dimintai keterangan di Polres Pasangkayu, dan saat ini korban masih dalam perawatan di RSUD Ako.
“Sementara satu yang saya mau luruskan, dari keterangan polisi di TKP, bahwa tidak ditemukan Surat Izin Mengemudi (SIM) milik Atmaja, padahal waktu itu keponakanku membawa SIM, cuman sudah terlanjur dilarikan ke RSUD, dan SIM nya itu dalam kantongnya,” ucapnya.
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


