MATENG, LINTASNEWSMEDIA .ID –Â Operasi pencarian dan penyelamatan korban tenggelam di Pantai Lumu, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, masih berlangsung hingga hari keempat. Meski tim penyelamat terus berupaya, korban masih belum ditemukan.
Pencarian tersebut dilakukan tim gabungan dari adan Pencarian dan Pertolongan (SAR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polsek Budong-Budong, Basarnas, BPBD, TNI, dan masyarakat terus menyisir area sekitar lokasi kejadian.
Humas Basarnas Mamuju, Devis menyampaikan, peristiwa yang terjadi terhadap korban telah memicu operasi pencarian besar-besaran yang melibatkan personel dari SAR, BPBD, kepolisian, dan masyarakat setempat.
Penyelam telah dikerahkan untuk menyisir perairan, sementara tim di darat menyisir garis pantai untuk mencari tanda-tanda orang yang hilang. Kami melakukan segala upaya untuk menemukan korban.
“Kondisi laut terkadang sulit, tetapi tim kami bertekad untuk melanjutkan pencarian dihari keempat,” ucapnya,Jum’at (7/3/2025).
Kapolsek Budong-Budong, IPTU Hadaming mengatakan, operasi pencarian menghadapi tantangan yang signifikan. Arus yang kuat dan pola cuaca yang tidak dapat diprediksi di daerah tersebut telah menghambat jarak pandang dan membuat operasi penyelaman menjadi sangat sulit.
Kendati menghadapi kendala tersebut, tim pencari tetap optimis dan menggunakan berbagai metode untuk memaksimalkan peluang penyisiran di perairan maupun patroli di sepanjang garis pantai.
“Pencarian yang sedang berlangsung di Pantai Lumu menjadi pengingat yang jelas tentang bahaya laut dan pentingnya keselamatan air. Setiap titik yang dicurigai sudah kami sisir, dan kami berharap pencarian ini segera membuahkan hasil,” ungkapnya.
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


