PASANGKAYU, LINTASNEWSMEDIA.ID – Dalam upaya untuk mempromosikan perilaku daring yang bertanggung jawab, Bagian Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Kepolisian Resor Pasangkayu (Polres Pasangkayu) menyelenggarakan sosialisasi Colloborotion, yang bertujuan untuk mendidik siswa-siswi tentang pentingnya menggunakan platform Media Sosial (Medsos) secara bijaksana dan hati-hati.
Menyadari pengaruh media sosial yang begitu besar dalam kehidupan kaum muda, Polres Pasangkayu memahami perlunya membekali siswa-siswi SMA Negeri 1 Pasangkayu dengan pengetahuan dan keterampilan untuk menjelajahi dunia digital dengan aman dan bertanggung jawab.
Colloborotion ini mencakup sesi interaktif dan diskusi tentang potensi manfaat dan risiko yang terkait dengan penggunaan media sosial, Sabtu (26/4/2025).
Kapolres Pasangkayu, AKBP Joko Kusumadinata melalui Kasi Humas Polres Pasangkayu, AKP Eliza Rarsina, menyampaikan “Kami ingin memberdayakan para pelajar untuk menjadi warga digital yang bertanggung jawab.
Dimana, dampak positif Medsos akan terhubung dengan orang lain dari berbagai pengguna di belahan dunia ini, sehingga komunikasi lebih cepat dan mudah mendapat informasi dan hiburan.
“Medsos dapat menjadi alat yang ampuh untuk belajar, terhubung sasama pelajar dan guru, tetapi juga menghadirkan tantangan seperti perundungan siber, misi informasi, dan masalah privasi,” ucapnya.
Menurut dia, medsos juga memberikan ruang bagi individu untuk mengekspresikan diri, ide, dan kreativitas melalui tulisan, gambar, video, dan media lainnya” jelasnya.
Menurut dia, selain dampak positif tentunya Medsos juga mempunyai nilai negatif, misalnya dapat meningkatkan kecemasan, stres, dan perasaan tidak berharga, gangguan mental, isolasi sosial, susah tidur dan perilaku adiktif yang dikarenakan kecanduan bermain handphone.
Bijaklah dalam bermedia sosial, maka fokus pada konten positif, jaga privasi, dan tidak mudah percaya segala sesuatu yang dibaca atau dilihat di Medsos.
“Kami juga menghimbau para siswa untuk berpikir sebelum mengunggah, mempertimbangkan dampak potensial dari kata-kata mereka terhadap orang lain,” pintah Eliza Rarsina.
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


