PASANGKAYU, LINTASNEWSMEDIA.ID – Kondisi rehabilitasi pembangunan Bantaya atau tempat pertemuan untuk mendiskusikan berbagai persoalan serta mencari solusi secara bersama masyarakat suku Kaili Tado yang terletak di Dusun Kabuyu, Desa Martasari, Kecamatan Pedongga, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) masih kekurangan material.
PT Mamuang merupakan anak usaha PT Astra Agro Lestari (PT AAL) Grup Area Celebes 1 yang bergerak di bidang industri perkebunan kelapa sawit kembali menyalurkan bantuan material untuk pembangunan Bantaya, Rabu (24/1/2024).
Administratur (ADM) PT Mamuang, Aan Dwi Permono mengatakan, kami telah melihat kondisi pembangunan tempat pertemuan masyarakat adat betul-betul membutuhkan bantuan material, sehingga semen, tegel dan pasir dikucurkan sesuai kebutuhan pembangunan Bantaya.
“Semoga adanya material tersebut, pembangunan Bantaya tempat pertemuan masyarakat Kabuyu secepatnya terselesaikan,” tuturnya.
Sementara itu, Community Development Officer (CDO) PT Mamuang, Hermanto Rudi menyampaikan, inilah bentuk kepedulian kami terhadap warga binaan yang membutuhkan bantuan.
Salah satu tanggungjawab sosial PT Mamuang kepada masyarakat sekitar perusahaan yaitu menyalurkan bantuan semen dan keramik.
“Bantuan yang di kucurkan itu salah satu program Corporate Social Sesponsibility (CSR) PT Mamuang bidang infrastruktur,” terangnya.
Mewakili Pemerintah Desa Martasari, Sakhid menyampaikan, terima kasih atas bantuannya PT Mamuang kepada kami warga Kabuyu.
“Bantuan keramik dan semen ini sangat membantu rehabilitasi pembangunan Bantaya tempat kami adakan pertemuan,” kata BPD Martasari.
Diketahui, ADM PT Mamuang, Aan Dwi Permono didampingi oleh CDO Hermanto Rudi dan Asisten CSR Kartina saat menyerahkan bantuan material tersebut. (Roy)
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


