PASANGKAYU, LINTASNEWSMEDIA.ID – Sebanyak 130 anak dari Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, mengikuti Sonec English Competition (SEC).
Kegiatan ini menjadi ajang bagi anak-anak untuk mengasah kemampuan berbahasa Inggris sekaligus melatih keberanian dan kepercayaan diri berlangsung di Tribun Kapro PT Letawa, Desa Makmur Jaya, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Sonec Tiray bersama Inisiasi Muda didukung CSR PT Letawa ini diikuti peserta mulai dari usia tiga tahun hingga jenjang sekolah menengah atas (SMA).
Secara keseluruhan, sekitar 300 orang hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk peserta, panitia, dan pelaku usaha kecil yang turut terlibat.
Founder Sonec Tiray, Masriani atau yang akrab disapa Miss Ani, mengatakan bahwa SEC bertujuan membekali anak-anak dengan keterampilan berbahasa Inggris melalui praktik langsung.
Ia berharap anak-anak yang tinggal jauh dari perkotaan juga mendapat kesempatan untuk merasakan pengalaman belajar yang layak.
Menurutnya, belajar terus-menerus tanpa praktik tidak ada gunanya.
“Kami ucapkan terima kasih kepada PT Letawa atas dukungan terhadap kegiatan ini serta kepada para pemuda Inisiasi Muda Tikke Raya yang turut membantu pelaksanaan acara,” tutur Miss Ani.
Antusiasme peserta terlihat dari pengalaman yang mereka bagikan setelah mengikuti kompetisi.
Salah satu siswa SD Inpres Pirsus Tikke, A Muh Al Maliki, mengaku kegiatan tersebut memberinya pengalaman baru dalam belajar bahasa Inggris.
“Alhamdulillah, mengikuti SEC adalah pengalaman luar biasa. Saya belajar lebih percaya diri, berani berbicara bahasa Inggris, dan berani menunjukkan kemampuan saya,” ungkap Al Maliki.
Hal serupa disampaikan salah satu siswi SMP Astra Makmur Jaya, Aqila Zahra Anas.
Ia mengaku senang mendapat kesempatan untuk belajar dan mencoba kemampuan yang dimilikinya melalui kompetisi.
Dirinya sangat senang bisa menjadi bagian dari Super English Competition.
“Terima kasih kepada penyelenggara telah memberikan kesempatan bagi kami untuk belajar, berani mencoba, dan menjadi lebih percaya diri,” ucap Aqila.
Sementara salah satu siswa SMA Negeri 1 Pasangkayu, A Mahkota, menilai kompetisi tersebut menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan kepercayaan dirinya.
Mahkota merasa senang bisa mengikuti kompetisi bahasa Inggris ini, karena kegiatan ini menjadi pengalaman berharga baginya untuk meningkatkan rasa percaya diri.
“Semoga pengalaman ini dapat menjadi motivasi untuk terus belajar dan berkembang,” kata Mahkota.
Wakil Ketua Inisiasi Muda Tikke Raya, M Arly, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi ruang bagi kami para pemuda untuk berperan dalam kegiatan positif di bidang pendidikan.
Menurutnya, kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu keterampilan penting untuk dikembangkan sejak dini.
Ia mengapresiasi inisiatif Miss Ani dalam mendorong anak-anak belajar bahasa Inggris dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan.
“Generasi muda perlu membekali diri dengan kompetensi agar mampu berkembang dan menghadapi tantangan ke depan,” ungkap Arly.
Dukungan juga disampaikan Camat Tikke Raya, Andi Muh Saleh, menyampaikan bahwa membangun sebuah iklim dan komunitas pengembangan skill sejak dini patut diberikan apresiasi dengan hadirnya komunitas yang berfokus pada pengembangan keterampilan sejak usia dini, khususnya di wilayah Tikke Raya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memacu semangat generasi muda untuk terus mengembangkan diri.
“Para pemuda dapat menyumbangkan ide, gagasan, dan tenaga bagi kemajuan kecamatan serta mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” papar Saleh.
Dari pihak perusahaan, CSR PT Letawa Ahmad Faizal, menilai pengembangan keterampilan dan kompetensi generasi muda merupakan hal penting terutama sebagai bekal ketika memasuki dunia kerja.
“Kita harus mampu berdiri sendiri di kaki kita sendiri dengan kompetensi dan skill kita, bukan dengan siapa orang tua atau orang di belakang kita,” kata Faizal dalam keterangannya, Senin (19/10/2026).
Ia menilai SEC menjadi salah satu kegiatan yang dapat mendorong anak-anak dan generasi muda untuk mengembangkan kemampuan sejak dini.
“Keterampilan yang dimiliki seseorang akan menjadi bekal penting dalam menghadapi persaingan di masa depan,” ujar Faizal.
Pimpinan PT Letawa, Rendy H Prabowo, mengatakan bahwa kegiatan SEC merupakan salah satu bentuk dukungan CSR perusahaan di bidang pendidikan.
Menurutnya, pengembangan literasi dan keterampilan berbahasa Inggris penting untuk membekali generasi muda dengan kompetensi yang dibutuhkan di masa depan.
“Melalui kegiatan ini, PT Letawa juga menjalankan program pendidikan berupa pemberian insentif bagi guru, beasiswa prestasi, dan pelatihan kompetensi guru,” katanya.
Dirinya juga mempersilahkan masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia di PT Letawa, seperti tribun, sound system, dan lapangan, untuk mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan positif.
Rendy berharap, SEC ke depannya dapat berkolaborasi dengan Celebes Education Festival Astra agar kegiatan tersebut dapat menjangkau lebih banyak peserta dan semakin berkembang.
“Silahkan gunakan fasilitas-fasilitas di PT Letawa untuk kegiatan-kegiatan positif. Semoga ke depan acara ini bisa dikolaborasikan dengan Celebes Education Festival Astra supaya tambah menggelegar,” pungkasnya. (*)
Eksplorasi konten lain dari lintasnewsmedia.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


