MORUT, LINTASNEWSMEDIA.ID – Beberapa pekan lalu cuaca ekstrim dengan intensitas curah hujan yang tinggi menyebabkan wilayah Kecamatan Petasia Barat, Kabupaten Morowali Utara (Morut), Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dilanda banjir, sehingga rumah warga terendam air luapan sungai Laa, Jum’at (7/4/2023).
Sebanyak 150 KK di Desa Ullu la’a dan 310 KK di Desa Togo Mulya terdampak banjir luapan air sungai Laa.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Wakapolres Morut menyerahkan bantuan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) kepada warga yang terisolir banjir.
Ketua TP-PKK Febriyanthi Hongkiriwang bersama Wakapolres, personel Polres dan personel BPBD Morut mendampingi Bupati saat penyerahan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir.
Bupati Morut, Morut Dr. dr. Delis Julkarson Hehi MARS mengatakan, banyak masyarakat yang terdampak banjir luapan air sungai Laa, maka hari ini kami bersama Forkopimda turun membagikan Sembako kepada warga.
“Adapun sembako berupa 215 dos mie instan, 315 dos air mineral, 10 sak beras, dan 20 dos biskuit itu kami serahkan kepada Camat Petasia Satyon Manbert Lauo, Kepala Desa Ullu Laa Surdin Tadengki, Penjabat (Pj) Desa Togo Mulya Adenan sebagai perwakilan penerima bantuan untuk warga Desa Ullu La’aa dan Desa Togo Mulya Kecamatan Petasia Barat,” jelasnya.
Sementara itu, Wakapolres Morut, Kompol Alfian Joan Komaling S.H., MPd mengatakan, Polres Morut tetap mendukung kegiatan-kegiatan Pemkab Morut, seperti di penyerahan sembako kepada warga termasuk banjir, dan koordinasi itu tetap kami bangun.
Selain itu, kami juga telah menyiagakan personel Tim Tanggap Bencana Polres Morut untuk selalu siap siaga dalam melakukan pertolongan serta mengevakuasi warga ketika diperlukan.
“Personel juga intensif melakukan patroli ke daerah-daerah rawan banjir, bahkan memberikan mengimbau kepada warga agar tetap waspada serta siaga apabila terjadi bencana dilingkungan tempat tinggal mereka.”ujarnya. (Red)
Editor: Roy
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


