MEDAN, LINTASNEWSMEDIA.ID – Antony menanggapi penyampaian Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, yang mengungkapkan ngerinya dampak buruk deflasi yang terjadi selama 5 bulan ini di Indonesia yang menyebabkan petani bangkrut dan pedagang tutup toko, Selasa (8/10/2024).
Antony Sinaga, yang merupakan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kalibrasi Anti Korupsi dan Hak Asasi Manusia merapa terpanggil untuk ikut bersuara terkait deflasi yang terjadi saat ini.
Deflasi ini bila tidak ditangani dengan serius maka akan semakin banyak masyarakat golongan ekonomi menengah akan masuk ke dalam kategori miskin.
“Ppenanganan deflasi ini seharusnya menjadi perhatian serius dari Pejabat (Pj) Gubernur se-Sumatera Utara (Sumut) untuk melakukan langkah-langkah strategis dalam mengembalikan daya beli masyarakat di Sumut,” ucap Alumni Magister Hukum Tata Negara Universitas Sumut.
Menurutnya, bukan hanya inflasi yang perlu ditangani, deflasi yang berlarut-larut akan berdampak parah terhadap perekonomian dan kehidupan masyarakat.
Atas nama LSMÂ Kalibrasi Anti Korupsi dan Hak Asasi Manusia sangat prihatin terhadap situasi yang ada saat ini di Sumut, dimana tidak sekalipun Pj Guburnur maupun Pj Walikota/Bupati tidak terdengar membicarakan terkait penanganan deflasi ini di Sumatera Utara.
“Pj Gubernur sejak dilantik lebih banyak mempertontonkan Cawe-cawe Dinasti Politik dengan para Pj Gubernur dan Walikota/Bupati Sumut untuk satu tujuan yaitu kemenangan mantan Walikota Medan yang saat ini menjadi balon Gubernur Sumut,” terangnya.
Hal ini terlihat dari rangkaian kegiatan safari dakwa PON dan pertemuan dengan para kepala-kepala desa di Kabupaten Tapanuli Tengah dan berbagai kegiatan lainnya yang dikemas afik untuk tujuan tertentu, sebut saja perlaksanaan pertandingan dengan mengatasnamakan KOPRI, dimana mantan Walikota Medan tersebut selalu hadir menunjukkan bahwa perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) saat ini lebih pada pemenangan Pasangan calon (Paslon) semata, bukan mengatasi permasalahan di wilayah Sumut, apalagi menyelesaikan masalah deflasi saat ini.
Sebagai salah satu tokoh masyarakat akan terus menyoroti Dinasti Politik yang terjadi saat ini di Sumut, dimana menurut beliau Cawe-cawe Dinasti Politik yang dilakukan Pemprov Sumut terjadi secara terstruktur, sistematif dan massif untuk memenangkan mantan Walikota Medan tersebut, maka hal itu tidak pantas untuk terus dipertontonkan oleh Pj Gubernur dan Walikota/Bupati Sumut.
“Oleh karena itu, dirinya lebih banyak berharap bahwa Bakal Calon Gubsu Bapak Edi Rahmayadi yang telah berpengalaman memimpin Sumut selama 5 tahun ini yang mampu merumuskan dan menjalankan strategi mengatasi deflasi, yang telah membuktikan mampu menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di Sumut, tutupnya.
Editor: Roy
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


