JENEPONTO, LINTASNEWSMEDIA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Dinas Kesehatan mengadakan kegiatan pertemuan Diseminasi hasil surveilans Gizi tepatnya di Aula Assyfa Jeneponto. , R (20/12/2023).
Kegiatan Diseminasi hasil Surveilans gizi dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Jeneponto, Hj Syusanty A Mansyur dengan menghadirkan pemeteri dari Kepala Bapenda dan Kadis Kominfopers.
Turut hadir, Sekertaris Dinkes, Kepala Bidang Dinkes, perwakilan Kodim 1425, perwakilan Polres Jeneponto, Kemenag, Asisten pemerintah dan Kesra, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Kepala Puskesmas (Kapus), perwakilan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) se-Kabupaten Jeneponto dan pihak Kelurahan.
Dalam sambutannya, Syusanty menyampaikan, terkait data-data itu dapat menjadi pembanding, dan disajikan, tetapi tidak boleh menjadi intervensi.
Percepatan penurunan stunting sebaiknya menjadi salah satu prioritas pembagunan di Pemkab Jeneponto
“Sehubungan dengan hasil audit kinerja yang sudah dilakukan oleh BPK, kami dari jajaran Dinkes beserta para Kapus akan senantiasa melakukan pengawasan dan memonitoring bagaimana validasi data yang telah dihasilkan media kesehatan,” ucap Kadinkes.
Menurut Syusanty, ada banyak hal yang terjadi ketika data disalah tafsirkan, sebab data itu belum tentu semuanya terdapat di Jeneponto.
“Itu dikarenakan sejumlah masyarakat terkadang datanya masih terdata di wilayah jeneponto. Namun, orang bersnagkutan sudah pindah berdomisili,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Bappeda Jeneponto, Alfian Syam saat memberikan pemaparan dihadapan para peserta Diseminasi Hasil Surveilans Gizi menyampaikan, disini kita perlu adanya kolaborasi yang lebih maksimal lagi bersama dengan lintas sektor terkait menurunkan angka stunting di wilayah Jeneponto.
“Bukan hanya Dinkes dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) saja, tapi semua lintas sektor untuk bersama-sama menekan peningkatan angka stunting,” pintanya.
Ditempat yang sama Kadis Kominfopers Jeneponto, Sulaeman Natsir mengatakan, pentingnya peranan informasi dalam setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk bersama sama mencegah resiko stunting di tengah-tengah kita.
“Jadi tiap informasi itu sangatlah penting dalam upaya penurunan angka stunting,” ujarnya. (Firmansyah)
Editor: Roy
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


