JENEPONTO, LINTASNEWSMEDIA.ID – Bentuk keseriusan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam menurunkan angka stunting. Kali Dinas Kesehatan Jeneponto menggelar pertemuan Evaluasi Intervensi Gizi Spesifikasi Stunting.
Pertemuan tersebut dihadiri Camat, Kepala UPT Puskesmas, di gelar di aula Assyifa Dinkes Jeneponto, Rabu (31/7/2024).
Suryaningrat menyampaikan, bahwa permintaan maaf kepala dinas kesehatan tidak sempak menghadiri kegiatan ini, karna ada beliau sementara ada kegiatan di lain tempat. Disini perlu kami sampaikan persoalan tentang adanya stunting di Jeneponto, sehingga perlu selesai secara bersama sama.
“Gunanya itu kita lakukan rapat kordinasi evaluasi massif dengan tujuan untuk mengevaluasi indikator capaian dan implementasi kegiatan intervensi spesifik dan sensitif dalam penurunan stunting,” ujar Plt Kabid Kesmas yang juga Kabid P2P Dinkes Jeneponto.
Sementara, Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Jeneponto, M. Arifin Nur menyampaikan, terkait dengan penanganan stunting itu tak ada habis, tapi kami berharap dengan adanya pertemuan evaluasi intervensi gizi spesifikasi stunting. Dipertemukan ini kita harus tau sejauh mana stunting melakukan intervensi ke semua komponen stekholder.
“Karna, setiap intervensi spesifikasi dilapangan harus ada perkembangan. Disinilah teman teman bagaimana yang harus kita lakukan. Jeneponto salah satu daerah yang stuntingnya masih tinggi yaitu 3,6 persen,” ucapnya dalam sambutanya pembukaan pertemuan.
Walaupun masih tinggi, namun kita juga sudah berhasil menurunkan sedikit. Perlu juga sampaikan kepada camat dan kepala puskesmas, apabila ada program program zero stunting.
Olehnya itu kata sekda Jeneponto itu, semua stekholder yang terlibat dalam penanganan stunting untuk saling bersama sama menekang peningkatan stunting di Jeneponto
“Terkait dengan pencegahan stunting mariki gotong royong melalui aksi nyata dengan pencegahan,” harap Muhammad Arifin Nur.
Adapun pemaparan materi tentang kebijakan Pemerintah Dalam Penurunan Stunting melalui intervensi gizi spesifik dan sensitif oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Mustakbiri didamping Kadis Capil Mustaufiq dan Asisten Tiga. (Firman)
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


