JAKARTA, LINTASNEWSMEDIA.ID – Puluhan seniman, budayawan, sastrawan, penyair, dan pegiat seni dari berbagai komunitas sastra se-Jabodetabek dan sekitarnya tampak antusias mengikuti parade baca puisi.
Kegiatan yang dihelat masyarakat penggiat seni Indonesia untuk memperingati Hari Puisi Internasional (HPI) 2024, dipusatkan di Pojok SaveTIM di area Pusat Kesenian Jakarta (PKJ) Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat.
Selain para seniman dan komunitas, tampak hadir Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta, Firmansyah, Kepala UP PKJ TIM, Arif Rahman, Imam Ma’arif dari Dewan Kesenian Jakarta serta Sekjen MPSI David Karo karo, Jum’at (22/3/2024).
Ketua Ketua MPSI, Mujib Hermani mengatakan, kegiatan peringatan HPI 2024 juga dirangkaikan Buka Bersama (Bukber) serta Tausyiah dengan tema “Rekatkan Hati Jalin Silatutahmi”.
“Kita saling support antar komunitas, MPSI akan selalu mendukung kegiatan komunitas seni budaya ini,” ujarnya.
Ketua Panitia, Radja Yusar Dinata menyebut, peringatan HPI jatuh pada 21 Maret 2024, jadi kami melakukan Burber dengan tujuan lebih mempererat silaturahmi antar seniman dan penggiat seni lainnya.
“Tiap unsur selalu ada kaitannya, kebetulan di peringatan HPI masuk di bulan Ramadhan, jadi ini adalah waktu yang tepat untuk melakukannya Bukber,” ungkapnya.
Terkait HPl 2024, kata Radja mengingatkan pentingnya merayakan ekspresi-ekspresi linguistik yang dapat diidentifikasi, dan dikenali oleh orang-orang dari berbagai budaya.
“Hari puisi sedunia ini diharapkan dapat melestarikan berbagai bahasa yang terancam punah atau membangkitkan kembali berbagai bahasa yang sudah mati, demi menghormati para penyair serta merawat tradisi lisan pembacaan puisi,” terangnya sambil menambahkan Hari Puisi Sedunia atau World Poetry Day ditetapkan oleh UNESCO pada tahun 1999.
Sementara itu, Firmansyah mengatakan, tentu kami mengapresiasi digelarnya HPI dan kita dapat Bukber bersama oleh MPSI serta komunitas seniman lainnya.
“Berharap kegiatan kesenian terus dilakukan dalam rangka menyambut Jakarta sebagai kota global,” tuturnya.
Diketahui, panggung kecil di Pojok save TIM langsung meriah ketika sejumlah penyair tampil membacakan karyanya seperti Rachmayanti Effendi, Karenina, Riri Satria, Remmy Novaris DM, Sihar Ramses Simatupang, Nuyang Jaimee, Rissa Churria, Nurhayati, Dyah Kencono Puspito Dewi, Guntoro Sulung Ireng Halimun.
Kegiatan HPI ini didukung oleh Federasi Pekerja Seni Indonesia (FPSI), Keluarga Besar Penyair Seksih (KBPS), Cakra Budaya Indonesia (CBI), Kampung Seni Jakarta (KSJ), Kelompok Teater Cakra (TCI), Komunitas Sastra Jakarta Timur (KSJT), Sastra Reboan, Sastra Semesta, Jagat Sastra Melinea (JSM), Satarupa (Perempuan Pekerja Seni), Komunitas Literasi Betawi (KLB), Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat (JAKER), Ruko Seni, Dapur Sastra Jakarta (DSJ), Komunitas Planet Senen (Kops), Forum Seniman Indonesia, REDFLAG, ZENTAKA, Ruang Komunikasi Seniman Indonesia, Lingkaran And Band, USB Trisakti, dan Srikandi atau Komunitas Seni Budaya. (Lasman Simanjuntak)
Editor: Roy
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


