PASANGKAYU, LINTASNEWSMEDIA.ID – Seorang warga tewas dengan cara gantung diri di perumahan BTN Pamulang Blok C/26 menggunakan tali ayunan miik bayinya.
Kasus bunuh diri telah ditangani pihak kepolisian Polres Pasangkayu dengan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di BTN Pamulang di wilayah Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).
Menurut istri korban, Asriah mengatakan, saya meninggalkan rumah sekitar pukul13.30 wita untuk berangkat untuk bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ako sebagai honorer.
Sebelum meninggal, Muhammad Ihsan Ilcham (korban) menyampaikan ke saya, bahwa rumah di kunci saja dari luar saja, karena suamiku memegang kunci cadangannya.
“Setelah berangkat kerja bersama dengan anak saya, sauamiku Muhammad Ihsan Ilcham (almarhum) berada di dalam rumah sendirian,” jelasnya, Senin malam (1/1/2024).
Baca juga: penemuan-mayat-di-desa-tikke-raya-ini-kronologisnya/
Lanjut dia, sekitar pukul 21.30 wita pulang kerja dari RSUD Ako, setelah membuka pintu depan saya masuk ke dapur melihat suamiku tergantung, dan tidak bernyawa lagi.
“Saya langsung lari keluar rumah meminta tolong kepada tetangga yang tinggal di BTN Pamulang dengan mengatakan suamiku gantung diri dan tidak bernyawa,” ucap Asriah.
Asriah juga katakan, jenazah suamiku di evakuasi menuju RSUD Ako Pasangkayu menggunakan Ambulance PMI, untuk dilakukan Visum.
Setelah di visum, tidak terdapat tanda-tanda kekerasan ditubuhnya, dan sekitar pukul 22.59 wita, jenazah almarhum dikembalikan ke rumah untuk siap-siap diberangkatan ke Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).
“Pukul 23.28 wita, jenazah almarhum langsung diberangkatkan mengunakan mobil Ambulance PMI Pasangkayu ke Kabupaten Soppeng untuk dikebumikan di kampung halamannya,” katanya. (Jamal)
Editor: Roy
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


