PASANGKAYU, LINTASNEWSMEDIA.ID – Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan kawasan pedesaan, Kepala Desa Lariang, Kecamatan Lariang, Kabupaten Pasangkayu, Firman telah mengambil langkah signifikan untuk mengoptimalkan pembangunan infrastruktur desa. Dengan pemahaman bahwa infrastruktur yang baik merupakan fondasi bagi pertumbuhan ekonomi dan sosial, Firman memusatkan perhatian pada beberapa aspek penting dalam pengembangan infrastruktur di desanya, Pasangkayu.
“Salah satu langkah awal adalah menyusun rencana pembangunan gedung serbaguna di tahun 2026Â yang komprehensif dan terencana. Dalam proses ini melibatkan masyarakat setempat untuk mendapatkan masukan dan masukan terkait kebutuhan infrastruktur yang paling mendesak. Dengan melibatkan warga desa, kami berusaha memastikan bahwa pembangunan yang dilakukan sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya Selasa 13 Agustus 2024.
Kata Firman, salah satu prioritas utama dalam pembangunan infrastruktur adalah peningkatan aksesibilitas. Firman menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap kondisi jalan desa yang sering kali menjadi kendala dalam mobilitas masyarakat. Ia berupaya memperbaiki jalan-jalan utama yang menghubungkan antar dusun serta akses ke fasilitas umum seperti sekolah dan puskesmas. Melalui perbaikan jalan, arus perdagangan yang diharapkan dan aktivitas sosial masyarakat dapat meningkat.
Selain infrastruktur jalan, Firman juga fokus pada pengembangan fasilitas umum lainnya. Pembangunan gedung serba guna dan ruang terbuka hijau menjadi prioritasnya. Gedung serba guna ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pertemuan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan pelatihan dan pengembangan masyarakat. Dengan adanya fasilitas yang memadai, diharapkan akan timbul rasa kebersamaan dan kolaborasi dalam membangun desa.
“Pemanfaatan teknologi dapat berperan besar dalam mempercepat pembangunan infrastruktur desa. Ia mulai mencari cara untuk menggunakan informasi teknologi dalam pengelolaan data pembangunan, serta memaksimalkan penggunaan media sosial untuk berkomunikasi dengan warga. Dengan transparansi informasi dan komunikasi yang baik, partisipasi masyarakat dalam pembangunan akan semakin meningkat,” katanya.
Firman juga menyampaikan, tentu aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, swasta, dan lembaga non-pemerintah. Dengan sinergi yang kuat antara berbagai pihak, pembangunan infrastruktur desa Lariang yang diharapkan dapat terlaksana lebih efektif dan efisien. Kerja sama ini juga memberikan peluang bagi desa untuk mendapatkan berbagai sumber daya dan bantuan yang diperlukan.
Tidak kalah pentingnya, kami fokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) di desa. Pembangunan infrastruktur juga diimbangi dengan peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan pendidikan. Insya Allah kita percaya bahwa SDM yang berkualitas akan menjadi kunci sukses dalam memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun.
“Pembangunan infrastruktur desa yang dioptimalkan merupakan langkah maju dalam mewujudkan desa yang lebih baik dan sejahtera. Dengan pendekatan kolaboratif dan fokus pada kebutuhan masyarakat, pembangunan yang diharapkan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Melalui komitmen dan kerja keras, dan tekad untuk menjadikan Desa Lariang sebagai contoh desa yang berhasil dalam pembangunan infrastruktur, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas hidup bagi seluruh warganya,” urainya. (Roy)
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


