BARRU, LINTASNEWSMEDIA.ID – Kodim 1405/Parepare menggelar sosialisasi kepada Mahasiswa STIA yang mengangkat tema “Menanamkan Kesadaran Bela Negara” dilaksanakan di Al-Gazali Barru Kampus II di wilayah Desa Bojo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Minggu (21/5/2023).
Babinsa 1405-05/Mallusetasi, Serka Irwan S.H mengatakan, sosialisasi bela negara yang diberikan kepada para Mahasiswa STIA ini bertujuan untuk memberikan Wawasan Kebangsaan (Wabang).
Bela negara tidak semestinya selalu dikonotasikan yang berarti adalah perang atau mengangkat senjata, tapi ada sikap perilaku atau tindakan, baik itu di personal maupun secara kolektif dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah serta keselamatan bangsa dan negara.
“Bukan hanya tugas satu golongan TNI saja, tapi suatu kewajiban setiap warga negara, dan itu amanat konstitusi pada Pasal 27 ayat 3 UUD 1945,” ucapnya.
Irwan juga menyampaikan, sikap perilaku dalam kehidupan sehari-hari sangat dibutuhkan, seperti di lingkungan kampus ini, para Mahasiswa bisa memaknai Tri Darma Perguruan Tinggi sebagai landasan bagi seorang Mahasiswa dalam mengikuti pendidikan.
“Tentu Mahasiswa mampu berkreatif, inovatif dan mandiri untuk berkomunikasi di lingkungan masyarakat, apalagi kalau kegiatan sosial seperti bergotong royong dalam melestarikan budaya serta kegiatan sosial lainnya,” tuturnya.
Lanjut Irwan, Spektrum bela negara sangat luas pemaknaannya, apalagi di era globalisasi moderenisasi sangat komplik dihadapi setiap negara saat ini termasuk Indonesia.
“Olehnya itu, sebagai Mahasiswa tanamkan sikap bela negara seperti contohnya ikut serta dalam pencegahan penyalahunaan Narkoba, aktif bersosialisasi ditengah masyarakat untuk menetralisir berita-berita hoax demi menjaga dan melestarikan lingkungan serta melibatkan diri dalam kegiatan tanggap bencana,” ungkap Alumni fakultas Hukum Unuversitas Sawerigading.
Dandim 1405/Parepare, Letkol Inf Hastiar Hatta mengatakan, sosialisasi bela negara ini sangat penting untuk membekali generasi penerus dengan diberikannya Wasbang, maka melalui sosialisasi ini dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air dengan berpegang teguh pada Pancasila sebagai falsafah, idiologi dan dasar negara Indonesia.
“Mahasiswa adalah agen of change juga social kontrol, yang selalu kritis menyuarakan aspirasi rakyat, memiliki pandangan dan pemikiran, bahwa hari ini harus lebih baik dari hari sebelumnya. (Dal/pen).
Editor: Roy
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


