KOLAKA UTARA, LINTASNEWSMEDIA.ID – Akibat hujan deras yang melanda Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebabkan sebagian wilayah Kolut terendam banjir, Selasa (2/5/2023).
Penjabat (Pj) Bupati Kolut bersama Kapolres Kolut, AKBP Moh. Yosa Hadi, Wakil Ketua DPRD Agusdin,S.Kom., serta anggota DPRD Kolut Baharuddin dengan Adiputra, Kadis BPBD, PUPR, dan Dinsosturun langsung memantau keadaan pemukiman warga yang terdampak banjir.
Pj Bupati Kolut, Parinringi, S.E., M.Si mengatakan, kami bukan hanya turun memantau, tapi juga menyerahkan bantuan awal kepada masyarakat yang terdampak banjir.
“Jadi ini kunjungan awal kami, sekaligus dilakukan pendataan terhadap daerah-daerah mana yang terkena banjir, agar dapat segera ditindaklanjuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera mengambil langkah-langkah guna mencegah kejadian serupa,” ucapnya.
Menurutnya, wilayah berdampak banjir yang telah dikunjungi yaitu Desa Tahibua, Kecamatan Tiwu, Kelurahan Lapai dan Kecamatan Ngapa.
“Sementara di Kelurahan Lapai jumlah yang terdampak sekitar 120 rumah, sedangkan di Desa Meeto, Kecamatan Kodeoha jembatan gantungnya putus, disebabkan aliran sungai mengikis tanah kebun warga,” ungkap Parinringi.
Lanjut Parinringi, jika tidak segera diperbaiki, maka aliran sungai tersebut bisa masuk ke pemukiman warga.
“Sangat diharapkan kepada seluruh pihak agar dapat berkolaborasi untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir. Kami juga mengimbau masyarakat Kolut untuk selalu waspada dan siap menghadapi bencana alam, terutama pada musim hujan seperti saat ini,” tuturnya. (Rusmail)
Editor: Roy
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


