PASANGKAYU, LINTASNEWSMEDIA.ID – Mencari penja di bawah Jembatan Sulu, di Desa Karya Bersama, Kecamatan Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar) seorang nelayan diterkam buaya, Jumat (19/5/2023. Korban Wahyu (30) hilang diseret buaya kedalam sungai.
“Korban mencari ikan bersama saya (istri korban) mencari penja di Sungai Sulu sekitar jam 16.30 wita. Korban bersama warga lainnya lagi asik mencari penja, tiba-tiba muncul buaya Sungai Sulu. Korban langsung diterkam dan langsung diseret ke dalam sungai,” ungkap Rina (28) istri korban.
Istri korban saat korban diterkam buaya masih sempat memegang tangan korban. Namun buaya yang ganas rersebut menyeret korban kedalam sungai.
“Karena terkaman buaya sangat kuat, akhirnya saya melepaskan tangan suami saya. Buaya yang ganas itu akibatnya membawa suami saya kedalam sungai,” tutur Rina.
Lanjut Rina, warga yang ada di sungai yang sama sama mencari penja, panik dan berupaya menyelamatkan diri. Sebagian warga lainnya berupaya membanru korban yang sudah diseret buaya ganas.
“Warga yang ada di lokasi saat korban diseret buaya gagal menyelamatkan. Korban hilang dan belum ditemukan hingga malam ini,” tutur Rina istri korban.
Untuk mencari korban yang diterkam buaya tin Basarnas kini sudah menerjunkan tim. Dalam melakukan pencarian korban tim sar gabungan yang terdiri anggota Basarnas, anggota polisi dan anggota TNI.
“Tim sar gabungan kini sudah melakukan penyisiran dilokasi korban di seret buaya ganas tersebut. Namun hingga malam ini tim sar gabungan belum berhasil menemukan korban,” kata Devis, Humas Basarnas Mamuju yang dihubungi wartawan via telepon.
Kasat Polairud polres Pasangkayua, Ba Sat Polairud, Bripka Hasbullah. H menambahkan, Tim sar gabungan agak kesulitan mencari korban yang diterkam buaya.
“Kondisi cuaca saat ini di lokasi pencarian kurang bersahabat, karena cuaca sangat gelap, sehingga tim sar akan melanjutkan pencarian besok pagi sekitar jam 6.00 WITA. (Roy Mustari)
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


