PASANGKAYU, LINTASNEWSMEDIA.ID– Sejumlah siswa-siswi SMA Negeri 1 Pasangkayu yang tergabung di Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS melaksanakan kegiatan training Jurnalistik selama 2 hari, mulai 4-5 Agustus 2023.
Pelaksanaan training Jurnalsitik diikuti 33 siswa-siswi, terdiri dari kelas X, XI dan XII, digelar di aula merah putih SMA Negeri 1 Pasangkayu.
Di training Jurnalistik, peserta akan di ajarkan tentang pemahaman kode etik, teknik wawancara dan cara pembuatan berita positif, sehingga dapat membentuk kader jurnalis yang kritis, kreatif dan inovatif di era society 5.0 menuju masa depan yang cerah.
Kepala SMA Negeri 1 Pasangkayu, Ahfaz dalam sambutannya, bahwa adanya kegiatan Jurnal dapat memberikan pemahaman kepada para siswa-siswi tentang dunia jurnalis.
“Training Jurnalistik ini memberikan manfaat bagi kalangan milenial, khusus siswa SMA Negeri 1 Pasangkayu,” katanya.

Lebih lanjut, pemateri akan memeparkan tentang kode etik Jurnalis atau Wartawan. Sehingga saat melakukan pembuatan berita, dan membaca berita kalian dapat membentengi milenial dari informasi-informasi yang menyimpang atau menyesatkan di kehidupan masyarakat,” urainya.
Melalui training Jurnalistik ini, kalian bisa menjadi agen untuk informasi positif, baik itu informasi yang lahir dari pemerintah secara resmi.
“Ketika kalian sudah dapat memahami tentang dunia Jurnalis, tentu juga kamu bisa memberitakan setiap kegiatan-kegiatan yang berprestasi yang ada di SMA Negeri 1 Pasangkayu,” ungkap Ahfaz.
Sementara itu, pemateri training Jurnalistik, Syahran Ahmad menyampaikan, pelatihan Jurnalistik ini sebagai wahana pengembangan minat dan bakat bagi para siswa-siswi, khusus yang tergabung di OSIS.
Ketika peserta training Jurnalistik sudah memahami dasar-dasar kode etik Jurnalis dan pembuatan berita, serta ini juga sebagai dasar untuk siswa dalam menggunakan media sosial, agar tidak melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Oleh karena itu, sampaikanlah informasi yang positif, bukan informasi negatif, apalagi menyesatkan. Pelatihan Jurnal ini bertujuan membuka wawasan baru untuk bermedia, terutama pemahaman tentang menggunakan media sosial yang aman dan benar,” jelasnya.
Agusriadi Natsir menambahkan, kegiatan pelatihan Jurnal ini untuk memberikan edukasi dalam bentuk karakter para siswa-siswi, agar kedepannya nanti dapat menjadi agen dalam penyampaian informasi-informasi positif dan konstruktif.
Semoga materi yang kami sampaikan dapat dimanfaatkan, seperti prinsip jurnalistik dalam menulis berita dan features. Training Jurnalistik bisa menjadikan para siswa-siswi jurnalis yang luar biasa di masa yang akan mendatang.
“Jadi, training Jurnalistik bisa meningkatkan kemampuan literasi siswa-siswi dengan menyerap ilmu jurnalistik, sehingga adik-adik bisa meimplementasikan pada kehidupan sehari-hari, seperti dalam bermedia sosial,” tutur Kabiro Pasangkayu lentera merah. (Muh Rezky Setiawan)
Editor: Roy
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


