PASANGKAYU, LINTASNEWSMEDIA.ID – Konten kreator Mata Ronal Official menginspirasi dan menarik perhatian banyak orang, khususnya masyarakat Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar), pejalan kaki berhasil menempuh rute panjang dari Makassar ke Pasangkayu selama 65 hari.
Selama perjalanan, Mata Ronal menghadapi berbagai tantangan dan rintangan yang tidak hanya menguji ketahanan fisik, tetapi juga kekuatan mental mereka berdua.
Mata Ronal telah melewati berbagai daerah dan desa, dan mereka tidak hanya berfokus pada jarak yang harus ditempuh, tetapi juga berinteraksi dengan masyarakat lokal, bahkan mengenal budaya yang berbeda, serta menikmati keindahan alam wilayah Sulselbar, Selasa (29/10/2024).
Konten kreator Mata Ronal Official mengatakan, kami melakukan jalan kaki rute Makassar-Palu untuk mencari pengalaman dan untuk mengenalkan daerah-daerah yang telah dilewati.
“Daerah yang telah kami lewati tujuannya untuk memperkenalkan kepada masyarakat luas, bahwa masing-masing wilayah terdapat sebuah tradisi, budaya, keindahan alam dan suku-suku ditiap Kabupaten,” ucapnya.
Dia juga menyampaikan, selama menempuh perjalanan 65 hari dari Makassar sampai ke Pasangkayu merasakan kebahagian setelah berkenalan orang-orang baru dan disambut oleh orang-orang yang baik-baik hati.
“Sementara untuk dukanya selama dalam perjalanan, kami merasakan cuaca begitu panas dan pernah kehujanan saat melewati daerah yang tidak ada penduduknya,” jelasnya.
Lanjut dia, sebelum menempuh perjalanan Makassar ke Kota Palu, kami sudah Briefing kan sebelumnya, dan akhirnya mengambil keputusan berangkatnya di tanggal 25 Agustus tepat pada hari minggu.
Finisnya di kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), karena Palu memiliki sebuah sejarah, di mana di tahun 2018 terjadi tsunami, dan itu betul-betul merambat ke berbagai daerah, khusus di Sulawesi ini.
“Jadi, memilih kota Palu sebagai finis perjalanan Mata Ronal Official, kami ingin melihat bagaimana kondisi kota Palu pasca tsunami tahun 2018 silam. Insya Allah diprediksi tiba di Palu sekitar 1 bulan,” tuturnya.
Tim Mata Ronal Official, Afit menambahkan, dari awal kami memiliki pemikiran yang baik, dan semoga setelah melanjutkan perjalanan ke Palu tetap disambut dengan baik oleh masyarakat.
“Alhamdulillah, sepanjang perjalanan dari Makassar hingga ke Kabupaten Pasangkayu kami bertemu dengan orang-orang baik,” terangnya.
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


