PASANGKAYU, LINTASNEWSMEDIA.ID — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasangkayu baru-baru ini menghadapi tantangan terkait pasokan air setelah adanya keluarga pasien keluhkan ketersedian air bersih untuk digunakan di kamar mandi atau Water Closet (WC), Selasa (1/7/2025).
Kejadian tersebut telah menimbulkan kekhawatiran dari anggota DPRD, dan akan memanggil Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama pihak RSUD untuk menangani masalah pasokan air bersih.
Menurut pihak RSUD Pasangkayu, Ahmad Yani, mengatakan bahwa minggun lalu terjadi gangguan layanan PDAM (Perusahaan Air Minum Daerah), sehingga sempat kekurangan suplay air yang masuk dari sumber penampungan.
“Iya Pak, minggu lalu pdam tidak jalan jadi sempat kekurangan suplay air yang masuk dari sumber, bahkan beli air dari luar pakai mobil tangki, tapi sekarang sudah aman krn pdam sudah beroperasi lagi,” tulisnya via WhatSapp.
Sementara itu, anggota DPRD fraksi PKS, Ersad, menyampaikan kami akan melakukan sidak ke rumah sakit, dan setelah itu memanggil Dinkes Pasangkayu bersama pihak RSUD untuk mencari solusi dalam mengatasi masalah pasokan air bersih.
Sangat disayangkan atas kekurangan pasokan air bersih, apalagi RSUD hanya mengandalkan PDAM, jika terjadi gangguan tentu ketersedian air tidak ada untuk digunakan keluarga dan pasien itu sendiri.
“Setidaknya RSUD harus menganggarkan pengadaan mobil tangki dengan kapasitas sepuluh ribu liter untuk dapat melangsir air bersih setiap hari ketika terjadi gangguan di PDAM,” ucapnya.
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


