KOLAKA UTARA, LINTASNEWSMEDIA.ID – Meningkatkan produsen telur dan pengendalian inflasi, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melaksanakan penyerahan bantuan ayam petelur kepada masyarakat yang tergabung dalam beberapa kelompok ternak ayam, Jumat (15/9/2023).
Penjabat (Pj) Bupati Kolut membuka kegiatan “Program Gerakan Mandiri Telur” dan menyerahan ramuan ayam ras petelur secara simbolis kepada kelompok penerima manfaat di Desa Ponggiha.
Pj Bupati Kolut, Sukanto Toding dalam sambutannya, bahwa kebutuhan telur saat ini masih didatangkan dari luar daerah demi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kolut.
“Itu dikarenakan produksi untuk peternak lokal belum mencukupi. Namun, dengan dilaksanakannya program “Program Gerakan Mandiri Telur”, maka diharapkan Kabupaten Kolut kedepannya dapat menjadi produsen dan penyupplay telur,” terangnya.
Menurut Sukanto, jika program ini berjalan lancar, tentu dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Kolut itu sendiri, dan selebihnya bisa dipasarkan ke daerah luar.
“Program ini juga dapat sejalan dengan upaya penanganan inflasi di wilayah Kabupaten Kolut, karena harga telur terkadang melonjak tinggi,” ucapnya.
Diketahui, turut hadir dalam kegiatan “Program Gerakan Mandiri Telur” yaitu Sekretaris Daerah (Sekda) Taupiq, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), masyarakat setempat.
Semua pihak yang hadir mengharapkan program ini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Kolut dan dapat menstabilitaskan perekonomian. (Rusmail)
Editor: Roy
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


