PALU, LINTASNESMEDIA.ID – Pemasangan Paving Blok pada pekerjaan konstruksi Universitas Islam Negeri (UIN ) Datokarama Palu dengan nama proyek paket Reconstruction Of Islamic University Of Palu, belum lama ini telah selesai dikerjakan, tapi ironisnya yang terdapat di pekarangan UIN tersebut sudah di tumbuhi rumput liar.
Proyek tersebut diduga tidak sesuai dengan Spesifikasi Teknis (Spektek) dan Gambar Kerja Awal (Bestek) yang ada, disinyalir pekerjaan pihak rekanan hanya asal-asalan, karena awal metode pemasangan paving blok, lokasi tidak dibersihkan terlebih dahulu.
Berdasarkan informasi, diduga tidak dilakukan lapisan pondasi diatas tanah dasar, sebelum dipasang Paving Block. Namun, hanya diberi lapisan pondasi Pasir Batu (Sirtu) ditambah pasir halus sebagai alas setinggi 5 cm yang memudahkan rumput tumbuh pada selah-selah pemasangan paving block.
Selain itu, pada lapisan cetakan paving blok ditemukan oleh tim media, sebagian hasil pekerjaan lapisan pondasi menjadi terdapat alas tanah.
Oleh karena itu, tim media menggali keterangan atau komfirmasi kepada sejumlah mahasiswa dari kampus UIN Datokarama Palu, dan mereka membenarkan paving blok pada proyek ini mulai dipenuhi dan ditumbuhi rumput liar.
“Iya benar, di situ banyak pekerjaan paving blok yang sudah ditumbuhi rumput, itu di sekitar lapangan Futsal, dan sebagian di samping gedung juga terdapat tumbuhan liar (rumput),” ungkap Nadir salah satu mahasiswa yang membenarkan atas kejadian dipekarangan gedung UIN Datokarama Palu, Senin (30/1/2023).
Selain itu, Mohammad Fikri juga menambahkan, rumput liar itu juga tumbuh subur, pas pada saat pekerjaan paving blok di depan gedung Audiotorium yang baru.
“Silahkan dicek, di sana terdapat banyak sekali rumput pada bagian selah-selah paving yang sudah terpasang, saya merasa heran dan itu saya lihat sendiri,” jelasnya dihadapan sejumlah media.
Menyikapi hal tersebut, sejumlah media mengkomfirmasi pengganti Zulfikar ST. MT, Ramon, ST. MT selaku PPK Strategis I di Satuan Kerja BPPW Sulteng mengatakan, foto kapan ini pak ya? Sudah diperbaiki semua yang ada dalam foto.
Selain itu, saat ditanya terkait foto dokumemtasi perbaikan pekerjaan tersebut.
“Ramon menanggapi dengan memperlihatkan beberapa dokumentasi foto pekerjaan paving block telah dibersihkan rumput,” tulisnya dalam via whatshapp.
Diketahui, pekerjaan konstruksi UIN Datokarama Palu, sebagai penanggung jawab Anggaran adalah Kementerian PUPR, melalui Satuan Kerja BPPW Sulteng, dengan nilai kontrak Rp 93,2 Milyar menggunakan sumber dana Asian Development Bank (ADB) yang dimenangkan oleh PT Totalindo Eka Persada, TBK dan Konsultan pengawas dari PT Djasa Ubersakti.
Pembangunan gedung UIN Datokarama Palu dikabarkan sebagai bangunan mitigasi bencana, sebelumnya sempat porak-porandakan dihantam dahsyatnya bencana tsunami pada 2018 lalu. (tim/**)
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


