JAKARTA, LINTASNEWSMEDIA.ID- Penyair Pulo Lasman Simanjuntak membacakan sebuah puisi di stasiun Stasiun Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 1 Jakarta yang mengudara pada Frekuensi 91,2 FM , Kamis, (18/4/2024).
Pulo Lasman Simanjuntak mengatakan, untuk menjadi seorang sastrawan boleh dikatakan gampang-gampang susah, karena disitu dibutuhkan imajinasi dan meditasi sebelum proses kreatif dalam menulis sebuah puisi.
“Seperti karya saya saat pertama kali menulis puisi berjudul “ibunda” pada Juli 1977 memang harus membutuhkan ide kreatif dalam menyusun kalimat,” katanya.
Lanjut dia, sejak tahun 1977 hingga 2024, saya sudah terbiasa membuat puisi, dan itu sudah termuat di 25 media cetak, dan 183 media online di Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Republik Demokratik Timor Leste, Bangladesh dan India.
“Meditasi memang sering saya lakukan sebelum menulis puisi dan berdoa meminta tuntunan Roh Kudus supaya diberikan hikmat, akal budi, dan roh rendah hati agar karya puisi saya bisa diterima masyarakat sastra di Indonesia dan masyarakat sastra di seluruh mancanegara,” ucapnya.
Disinggung lebih jauh tentang perkembangan sastra di Indonesia yang berkaitan kehidupan ekonomi dan sosial para penyair.
Pulo Lasman Simanjuntak mengaku, untuk menunjang ekonomi keluarga harus tetap bekerja sebagai wartawan di salah satu media online.
Bagi saya sastra adalah kehidupan batin rohani yang terus menerus menghasilkan karya abadi, aktual dan monumental sampai masa depan pada ujung akhir zaman.
Sebuah karya sastra yang akan meninggalkan rekam jejak bagi keturunannya nanti, bahkan untuk generasi penerus kesusasteraan,” tuturnya.
Menurut Pulo Lasman semoga dengan adanya Presiden terpilih masa bakti 2024-2029, karya-karya para sastrawan dapat disejajarkan dengan karya seni budaya lainnya seperti seni lukis dan seni musik.
“Agar kelak kehidupan seorang penyair dapat posisi kelas satu dalam tatanan masyarakat Indonesia seperti penyair di negara Singapura, Brunei Darussalam, Malaysia, Vietnam, dan Thailand,” harapnya. (Pulo Lasman Simanjuntak)
Editor: Roy
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


