PASANGKAYU, LINTASNEWSMEDIA.ID – Warga di wilayah Sungai Balanti kembali menyuarakan keprihatinan mereka melalui Media Sosial (Medsos) tentang dugaan pencemaran sumber air pembungan limbah Pabrik Kelapa Sawit (PKS), yang disinyalir dari PT Palma Sumber Lestari (PSL).
Hal tersebut menimbulkan dugaan warga terhadap perusahaan kelapa sawit, yang beroperasi di Dusun Balanti, Desa Kasano, Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), memicu indikasi adanya kerjasama antara Pemerintah setempat dengan PT. PSL.
Sungai tersebut telah menunjukkan tanda-tanda pencemaran dengan memperlihatkan perubahan warna dan bau busuk, Rabu (9/4/2025)
Pemilik akun Facebook, Riono Riono, dalam video yang di upload 19 jam lalu, ia menyampaikan kami berada di pukiman warga Dusun Balanti, PT Palma Sumber Lestari membuang limbah di sungai Balinti terus menerus, lihat kawan-kawan.
Kami mohon kepada instansi terkait atau pemerintah setempat, tolong jangan biarkan PT Palma membuang limbah terus-menerus di sungai.
“Ketika PT PSL terus membuang limbah PKS-nya ke sungai, berarti ada dugaan pemerintah dan perusahaan melakukan kerja sama,” ungkapnya.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak manajemen PT. Palma belum dapat di hubungi untuk memberikan tanggapan resmi terkait dugaan pencemaran lingkungan tersebut.
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


