JENEPONTO, LINTASNEWSMEDIA.ID – Keretakan palt duiker membuat masyarakat Dusun Camapagaya, Desa Lentu, Kabupaten Jeneponto kwatir akan terjadinya kecelakaan bagi pengedara motor dan mobil yang sedang melintas di malam atau siang hari.
Masyarakat Lentu bersama Pemerintah Desa (Pemdes) berinisiatif untuk melakukan perbaikan plat duiker tersebut, Selasa (24/1/2023).
Seketaris Desa (Sekdes), Rudi mengatakan, plat duiker sudah rusak sejak 1 atau 2 bulan terakhir, kami bersama masyarakat bergotong royong untuk memperbaikinya.
“Kemungkinan penyebabnya di akibatkan derasnya hujan, kami Pemdes bersama masyarakat melakukan swadaya perbaikan plat duiker tersebut,” ucapnya.
Jika plat duiker tidak segera di perbaiki, maka akan berakibat patal kepada pengendara, apalagi kalau malam di wilayah ini gelap, karena belum ada penerangan.
“Apalagi kalau masyarakat beraktivitas pada malam hari itu dan sangat berbahaya,” tuturnya.
Kepala Desa Lentu, Sirajuddin mengatakan, apa yang telah dilakukan ini untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan, dan ini juga kita lakukan untuk mempermudah akses aktivitas warga di dua Dusun.
“Alhamdulillah, kita sudah mulai perbaikan plat duiker yang rusak, agar aktivitas warga dipermudah,” jelasnya melalui via whatshapp.
Pemdes tidak akan tinggal diam, walapun ini dananya merupakan Swadaya dan tanggung jawab kami sebagai Desa Lentu.
“Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat atas partispasi dana swadayanya, semoga apa yang kita lakukan bersama ada keberkahan dan masyarakat bisa beraktivitas kembali tanpa ada kendalaalgi,” urainya. (Firmansyah)
Editor Roy
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


