Gowa — Menjelang pemilihan Kepala Daerah 2025-2030. Asrul Mallombasang Yang juga Ketua Pertahanan Ideologi Sarekat Islam (Perisai) Sekaligus Aktivis PMII Gowa Sebut fungsi Kontrol Bawaslu dan KPUD Gowa sudah Hilang .
Beberapa polemik yang terjadi jelang pilkada Gowa. Diamnya KPU Dan Bawaslu Gowa ini mendapat tanggapan keras dari Asrul Mallombasang Ketua Pertahanan Ideologi Sarekat Islam (Perisai) Sekaligus Aktivis PMII Sebagai aktifis yang aktif menyuarakan aspirasi masyarakat, Asrul Mallombasang mengatakan sudah seharusnya KPUD Dan Bawaslu Gowa berani bertindak sesuai dengan tupoksi mereka .
“KPUD Dan Bawaslu Gowa tidak boleh lemah dalam fungsi kontrol, terutama adanya beberapa keganjilan dan temuan jelang pilkada seolah-olah mereka tutup mata atas kejadian tersebut. Jangan sampai terulang kembali pada kejadian 2015 silam ” tegasnya
KPU dan Bawaslu Gowa. lanjut dia, ketika melihat ada sebuah masalah, tidak boleh diam dan menunggu laporan dari masyarakat baru bergerak. DPRD harus jemput bola, bukan menunggu bola.
“Sejauh ini saya melihat KPUD Dan Bawaslu hanya diam dan duduk. Padahal KPUD Dan Bawaslu tahu Fungsi nya . Misalkan yang baru-baru ini viral sebuah oknum Guru SMPN 01 Sungguminasa Bagi-bagi uang untuk mendukung Paslon yang lain. Kenapa Bawaslu dan KPUD tidak bersuara ? Saya anggap Bawaslu Dan KPUD l tidak punya taring sekarang,” ujarnya Aktifis Asrul Mallombasang Selasa 26/111/2024
Hal ini menurutnya, Bawaslu Dan KPUD Gowa sudah harus bergerak memanggil pihak-pihak terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Stakeholder lainnya untuk menindaklanjuti dan mencari solusi.
“Ini tugasnya pimpinan Bawaslu dan KPUD Gowa Tetapi kenapa kelihatannya Bawaslu Dan KPUD Gowa melakukan pembiaran terhadap atas polemik yang telah terjadi. seharusnya ketika rakyat mengalami kesusahan dan keresahan yang tejadi Jangan diam saja,” tandasnya mengakhiri Mantan Aktifis Asrul Mallombasang.
Tambahnya Asrul juga bertanya kenapa pihak dinas pendidikan sewaktu mau melakukan Audiens bersama DPRD menghindar .
” Saya heran kepada dinas pendidikan , kenapa Dinas Pendidikan Gowa saat mau melakukan Audiens tersebut, ketika melihat massa sudah berkumpul dia langsung mundur ” terangnya
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


