PASANGKAYU, LINTASNEWSMEDIA.ID – Di hari ke-9, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) yang didampingi oleh Ketua Darma Wanita Persatuan (DWP) Hj. Nuraenong bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Pasangkayu melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Desa Tampaure dan Bambaira, Kecamatan Bambaira.
Kunker tersebut guna mengoptimalkan peran TP, PKK dan Dasawisma dalam pencepatan penurunan angka stunting.
Ketua TP-PKK Kabupaten Pasangkayu, Hj Aulia Yaumil menyampaikan, untuk mempercepat penurunan stunting, di harapkan masyarakat sadar akan pola hidup sehat dalam anak-anaknya.
“Khusus kepada ibu-ibu yang hamil, agar senantiasa datang ke Puskesmas untuk memeriksa kandungannya,” ucapnya.
Lebih lanjut, dihimbau kepada kelompok Dasawisma atau kader PKK di masing-masing Desa, agar gencar mengsosialisasikan tentang meningkatkan ketahanan pangan di kalangan masyarakat.
“Sebab, kesiapan ketahanan pangan di rumah tangga itu berhubungan langsung dengan kejadian stunting, ketika pangan di dalam rumah kurang, maka cenderung memiliki balita yang tergolong stunting, apalagi dari segi kuantitas ataupun kwalitas makanannya kurang gizi,” pesan Aulia.
Aulia menambahkan, maka disini peran Dasawisma perlu gencar melakukan sosialisasi untuk mencapai misi penurunan stunting
“Sosialisasi dalam meningkatkan ketahanan pangan di tengah-tengah masyarakat, jika itu sudah mapan, maka otomatis asupan gizi pada anak-anak terjamin, sehingga tidak ada lagi anak tergolong stunting,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Tampaure yang mewakili Kades Bambaira, Agus mengatakan, kami sebagai Kades Tampaure bersama Kades Bambaira, Rahmatullah sangat mengharapkan atas Kunker Ketua TP-PKK dapat memacu semangat para kader Desa.
“Semoga saja para kader Desa lebih semangat menjalankan perannya dalam mengemban misi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Pasangkayu,” katanya. (Roy Mustari)
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


