Lintasnewsmedia.id ||JENEPONTO – Untuk menekang pengendalian Inflasi di beberapa Daerah di Sulawesi Selatan. Pemerintah Kabupaten Jeneponto melakukan dini untuk peningkatan inflasi tersebut.
Kali ini, Tim Pengendalian Inflasi dan Pertumbuhan ekonomi daerah (TPID) Kabupaten Jeneponto yang dipimpin oleh Wakil Bupati Jeneponto Paris Yasir bersama Forkopimda daerah.
Tim TPID pun mengunjungi Pasar Karisa Turatea untuk melakukan pemantauan serta pengecekan harga komoditi kepada para pedagang.
Paris Yasir mengatakan, kita tadi telah melakukan operasi pasar bersama sama, Kapolres, Dandim, Sekda dan Beberapa OPD terkait dengan Inflasi didaerah. Apalagi ini ada intrusi dari Bapak Presiden RI, tentang inflasi didaerah.
“Untuk itu Tim TPID Jeneponto turun langsung operasi pasar mengecek harga harga komoditi, baik beras, minyak dan lainya,” ucapnya di hadapan awak media, disalah satu warkop dibilangan kota Jeneponto.
Dengan begitu, menurut dia setelah melakukan kunjungan ke pasar belum menemukan kenaikan harga signifikan kenaikan harga.
“Untuk sementara dan semoga begini terus belum ada kenaikan. Apalagi belum menjelang bulan puasa, relatifnya masih aman,” ungkapnya.
Paris Yasir juga sampaikan ada keluhan pedangang tentang ketersediaan beras untuk dijual, namun kita sudah bekerja sama dengan pihak Bulog, Beberapa Dinas dan Kabag Ekonomi untuk cepat mensuplai membeli dan jual barang (Beras) dengan harga yang relatif murah Rp 75.000 (Tujuh Ribu Lima Ratus).
“Sehingga, untuk mengatasi inflasi didaerah, dengan untuk barang yang langka dan mahal di Jeneponto, kita dimungkinkan untuk mendatangkan barang tersebut dari luar daerah melakukan MoU dengan Intervensi harga sampai barang itu ada di Jeneponto,” pungkas Wakil Bupati Jeneponto itu.*(Firman)
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


