JAKARTA, LINTASNEWSMEDIA,ID – Warga sekitar Jakarta Utara melihat dan mendengar ledakan dari arah Depo Pertamina Plumpang serta mencium bau bensin yang menyengat hidung, Jumat (3/3/2023) malam.
Warga sekitar, Ilham mengatakan, warga sekitar melihat petir ada menyambar pipa Bahan Bakar Minyak (BBM) Depo Pertamina Plumpang, disitu kami menyadari bahwa kebakaran hebat akan terjadi.
Petir menyambar ke tangki minyak, enggak lama itu ada gas menutupi sampai berkabut banget hingga jalan tidak kelihatan.
Setelah kemunculan kabut, warga mencium bau bensin yang sangat menyengat, beberapa saat kemudian, api mulai keluar, warga panik dan langsung berlari menyelamatkan diri ke jalan besar,” kata di lokasi kejadian
Ditempat terpisah, salah seorang warga setempat menambahkan Indra, saya mendengar ledakan 2 kali dan setelah setelah mendengar ledakan juga mencium bau bensin yang sangat menyengat hidung.
“Sekitar kurang lebih 2 jam, petugas Damkar mengeluarkan beberapa kantong jenazah, dan sejumlah korban luka di bawa keluar,” tuturnya.
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengatakan, saat ini yang ketahui sebanyak 17 orang meninggal akibat kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara.
Sementara ini jumlah korban meninggal 15 orang dewasa serta 2 orang anak-anak, sedangkan yang mengalami luka bakar 50 orang dan 1 diantaranya anak dibawa umur, berdasarkan informasi relawan dengan Basarnas hingga jam 23.22 WIB.
“Dari 50 orang luka bakar tersebut di larikan ke rumah sakit, ada yang di bawa ke Rumah Sakit (RS) Pelabuhan, RSUD Tugu Koja, RS Mulyasari, RSUD Koja, dan RS Firdaus,” urainya.
Dudung juga menyampaikan, saat ini petugas masih terus melakukan pencarian di Depo Pertamina Plumpang.
“Semoga apinya cepat di padamkan, agar memudahkan relawan bersama tim Bazarnas melakukan pencarian korban, dan untuk rekan media belum bisa ke sana karena masih terisolir,” ucapnya. (Red/*)
Editor: Roy
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


