MAKASSAR, LINTASNEWSMEDIA.ID – Pasca runtuhnya Kubah Masjid Ittifaqul Jamaah di jalan Barukang II, sejumlah korban yang mengalami luka ringan dan berat telah di evakuasi ke Rumah Sakit TNI AL Jala Ammari Lantamal VI, Minggu malam (26/3/2023).
Menurut salah satu Dokter Rumah Sakit TNI AL, Mayor Laut (K) dr. Fanny yudhiono Sp.,THT.,KL., yang mewakili Karumkital Jala Ammari Lantamal VI Makassar Letkol Laut (K) dr. Amir Surya Sp.M.,M.Tr.Hanla menyampaikan, ke-9 korban tersebut telah mendapatkan pelayanan di Instalasi Emergensi/Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan perawatan intensif dan penanganan yang tepat dari pihak Rumah Sakit.
“Kami dibantu oleh tim medis dari pemerintahan Kota Makassar dengan sigap dan cepat telah menangani ke-9 korban, dan 4 pasien diantaranya telah dipulangkan untuk menjalani rawat jalan,” ucapnya.
Lanjut Fanny, sementara 5 orang masih dirawat, itu sesuai prosedur tahap observasi, sehingga menjalani rawat inap di Rumah Sakit, untuk memastikan kondisi pasien tidak ada yang dikhawatirkan lagi hingga mereka dinyatakan sudah bisa pulang kerumahnya.
“Ke-5 pasien rawat inap, rata-rata mengalami luka dibagian kepala, dan itu sudah kami tangani semua, sementara ini mereka dalam tahap observasi saja,” ungkapnya.
Dari informasi yang dihimpun, ke-9 orang tersebut sedang bersiap-siap untuk melaksanakan Sholat Tarawih, dan korban sementara berada didepan mimbar penceramah, kemudian tiba-tiba Kubah Masjid Ittifaqul Jamaah runtuh. (Red)
Editor: Roy
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


