JENEPONTO, LINTASNEWSMEDIA.ID – Ratusan masyarakat Jeneponto memeriahkan Maudu’ Na Turatea, berlangsung di sepanjang bantaran aliran sungai bellokalong.
Maulid Nabi Muhammad SAW yang diberi nama Maudu’ Na Turatea digagas oleh PJ Bupati Jeneponto, Junaedy B dengan melibatkan Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta perusahaan BUMN dan 11 Kecamatan. Maudu’ Na Turatea akan rutin dilaksanakan tiap tahun.
Penuh suasana kegembiraan semangat kebersamaan ikut berbaur merasakan kemeriahan rebutan bakul dengan telur yang sudah dihiasa diatas perahu, Jum’at (25/10/2024).
PJ Bupati Jeneponto, Junaedy B mengatakan, hari ini kita bersama forkopimda ikut meramaikan Maudu’ Na Turatea yang kita bersamai OPD dan warga di aliran sungai bellokalong.
“Tentunya kegiatan ini merupakan rangkai dalam memperingati Maulid Maudu’ Na Turatea bersama OPD dan tentunya melibatkan masyarakat untuk bersama menikmati kemeriahan kegiatan di bantaran sungai bellokalong,” ujarnya kemarin.
Tak hanya momentun maulid yang menjadikan gagasana Junaedi B untuk digelar di bantaran sungai bellokalong, tapi tempat ini nantinya dijadikan sebagai tempat pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat.
“Tak kala penting ada potensi sungai disini dan tentunya kedepannya sungai ini memberikan manfaat ekonomi lebih besar kepada masyarakat Jeneponto, bantaran sungai ini memiliki keunggulan keunggulan, seperti di musim kemarau ini airnya tetap stabil,” ungkapnya.
Kata Junaedy Bakri, kegiatan ini sebetulnya bukan agenda pemerintah, tapi kami mengajak semua pihak terkait untuk turut serta dalam memeriahkan dan dijadikan agenda tahunan.
“Ini saya sampaikan ke bapak sekda, untuk dijadikan sebagi agenda tahunan pemerintah kabupaten Jeneponto,” sebutnya.
Ia melihat potensi disini sangatlah stategis, melihat dari daerah lain itu, banyak memanfaatkan di area bantaran sungai sungai. Disini juga sudah ada, dari situlah saya terinspirasi.
“Alhamdulillah, tadi kita saksiakan bersama begitu ramai, masyarakat turut berbaur menikmati acara maulidan ya,” Paparnya.
Salah satu warga sekitar, Halijah mengungkapkan kemeriahan rebuk bakul dan telur tadi terlihat bersama warga. Bahkan Ia menunggu sejak pagi.
“Iye tadi pagi saya disini, Alhamdulillah ramai bagus acara, orang orang pada berebutan bakul dan telur yang ada disediakan. Kami hanya sampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya tahun ini, tapi tahun kedepanya. Bahkan seterusnya digelar oleh Pemerintah Daerah,” Jelasnya.
Warga tampak antusias melihat perahu-perahu hias yang berjejer di tengah sungai, lengkap dengan berbagai pernak-pernik yang menarik perhatian.
Acara pun ditutup dengan cerama dengan penuh hikmah Maulid yang disampaikan oleh Ustadz H. Yaqub Urasandi.
Berbagai perlombaan panitia adakan, termasuk lomba hiasi bakul antar OPD, perahu terhias dengan pernak pernik dan ada juga lomba poto dilokasi.
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


