Maros–LNM– Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) STAI DDI Maros Muhammad Agus mengapresiasi kegiatan Festival Anak Saleh (FAS) yang diselenggarakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) STAI DDI Maros
Menurutnya mahasiswa KKL STAI DDI Maros di kecamatan simbang – Bantimurung dapat berbuat untuk kemajuan SDM di dua kecamatan tersebut.
“Meskipun singkat hanya 40 hari, namun eksistensi mahasiswa KKL sangat menyemarakkan kegiatan-kegiatan di Simbang dan Bantimurung,”ungkapnya Jumat (3/3/2023)
Kata Agus, mahasiswa KKL selain memediasi deklarasi kecamatan Literasi Simbang dan Bantimurung beberapa hari yang lalu, maka hari ini melaksanakan Festival anak saleh se-kecamatan Simbang dan Bantimurung dengan tema ” generasi religius bebas kekerasan anak menuju masa depan gemilang wujudkan satu dusun satu tahfidz.
Muhammad Agus menambahkan tematik yang diusung oleh adik adik Peserta KKL sangat sinerjik dengan visi dan misi Kabupaten Maros yakni Maros religius.
“Bukan hanya itu saja, tetapi juga sebagai kabupaten layak anak dengan generasi religius perlu distimulan festival-festival keagamaan.”ucapnya
Kegiatan festival seperti ini kata Agus, akan menjadi stimulus bagi anak-anak dalam pengembangan mental dan kecerdasannya sehingga lebih dini dan latah dalam gerakan religius dan lebih dini membentuk jiwa dan karakternya. Edukasi agama perlu disemarakkan dalam bentuk iven-iven keagamaan seperti ini.
Diketaui, Kegiatan festival ini dihadiri oleh camat Simbang, camat Bantimurung, Ketua PKK, tokoh agama, beberapa kepala Desa, ketua yayasan, ketua STAI DDI Maros, Ketua IKA STAI DDI Maros, Civitas Akademik, peserta KKL dan Peserta lomba.
*rls/Bung
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


