MAMUJU, LINTASNEWSMEDIA.ID – Bank Indonesia (BI) perwakilan Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Obrolan Santai Bank Indonesia Bareng Media (OSBIM) di salah satu Cafe DAP yang ada di Kabupaten Mamuju.
Pada kesempatan itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulbar, Gunawan Purbowo mengatakan, QRIS sebagai sistem pembayaran digital di Sulbar dan terus menunjukkan peningkatan, meskipun realisasinya masih terendah di Sulawesi, Rabu 27 Maret 2024.
Ia memaparkan, penambahan pengguna baru QRIS di wilayah Sulbar selama tahun 2024 tercatat sebanyak 2.648 orang.
Secara keseluruhan total pengguna Qris di Sulbar semenjak launcing adalah sebesar 85.338.
Jika dibandingkan pada kawasan Sulawesi, Ambon dan Papua (Sulampua) jumlah pengguna baru Qris di Sulbar menempati peringkat 9 dari 10 Provinsi dikawasan Sulampua sampai dengan februari 2024.
Menurutnya, Mamuju menjadi Kabupaten dengan pengguna Qris terbesar di Sulbar.
Gunawan menjelaskan, sampai dengan januari 2024 tercatat volume dan nominal transaksi Qris hanya berpusat di Kabupaten Mamuju dan Polewali Mandar.
Volume transaksi menggunakan Qris di Sulbar pada januari 2024 mencapai 163,293 transaksi dengan kosentrasi terbesar pada Kabupaten Mamuju (56.55%) disusul dengan Kabupaten Polewali Mandar (22.92%).
Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulawesi barat, Gunawan Purbowo menyampaikan bahwa Bank Indonesia menerapkan beberapa kebijakan dan program dalam rangka menjaga ketersediaan uang Rupiah di masyarakat dalam jumlah yang cukup menjelang ramadhan dan Idul Fitri.
1.Mempersiapkan kecukupan kas untuk kebutuhan RAFI wilayah Sulbar yg diproyeksikan ±Rp432 M (kecuali
pasangkayu). Naik 15% bila dibandingkan dengan periode RAFI 2023 yaitu sebesar ±Rp377 M. Kenaikan uang pecahan besar untuk stockATM menghadapi libur panjang.
2. Layanan penarikan uang oleh Perbankan setiap hari kerja pukul 09.00 s.d. 12.00 WITA
3. Layanan penukaran uang rusak setiap hari Selasa dan kamis pukul 09.00 s.d. 12.00 WITA ditiadakan sementara waktu sampai pasca Idulfitri.
4. Layanan kas keliling dalam kota di lokasi sentra ekonomi/keramaian Masyarakat (Mall Matos, Pelataran Richest). Rincian penukaran per paket/orang
5. Layanan kas keliling luar kota di kota Majene dan Topoyo
6. Layanan penukaran Terpadu dengan perbankan di Mall Matos
7. Layanan Kas Kapal Pesisir Pulau di Karampuang
8. Bersinergi dengan perbankan untuk memperluas layanan penukaran Uang Pecahan Kecil di kantor bank di seluruh wilayah Sulawesi Barat;
9.Masyarakatdidoronguntukmenggunakan QRIS. (Rls)
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


