JAKARTA, LINTASNEWSMEDIA.ID – Pasca pemilihan umum daerah (Pilkada) di Indonesia baru-baru ini banyak gugatan hukum yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Namun, pengadilan sebagian besar berpihak pada penyelenggara pemilu, dengan menolak sebagian besar gugatan yang menentang hasil pemilu.
Dalam perkembangan yang signifikan, MK memutuskan untuk menolak 270 perkara yang diajukan oleh calon yang kalah, sementara hanya 40 perkara yang memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Putusan ini menandai titik balik yang krusial dalam proses hukum pascapemilu.
Pilkada serentak yang diselenggarakan pada 2024 lalu, telah menyelenggarakan pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota. Setelah hasil pilkada keluar, sejumlah calon yang merasa dirugikan mengajukan gugatan ke MK dengan tuduhan telah terjadi penyimpangan seperti manipulasi suara, penyalahgunaan sumber daya negara, dan pelanggaran peraturan pemilu.
Putusan MK yang diumumkan pada 4-5 Feberuari 2025 menghasilkan 40 perkara berlanjut ke tahap sidang pembuktian, sementara 270 perkara lainnya gugur.
Ketua MK Suhartoyo menyampaikan, sebanyak 138 perkara yang tak berlanjut. Dengan rincian 97 perkara tak diterima, enam perkara tidak berwenang, 27 perkara ditarik kembali, delapan perkara gugur.
“Sementara putusan pada Rabu 5 Februari 2025, MK memutus sebanyak 132 perkara tak berlanjut ke sidang pembuktian, diantaranya 130 putusan tak dapat diterima dan dua perkara ditarik kembali,” ucapnya, Rabu malam (5/2/2025).
Lanjut dia, 40 perkara yang berlanjut ke sidang pembuktian. Namun ada tiga perkara yang merupakan sengketa hasil Pilgub.
“Ketiga perkara itu ialah perkara 293/PHPU.GUB-XXIII/2025 terkait sengketa hasil Pilgub Papua Pegunungan, perkara 304/PHPU.GUB-XXIII/2025 terkait sengketa hasil Pilgub Papua, dan perkara 266/PHPU.GUB-XXIII/2025 terkait sengketa hasil Pilgub Bangka Belitung,” jelasnya.
Berikut daftar perkara yang belum diputus MK dan berlanjut ke sidang pembuktian:
1. Perkara 132/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Tasikmalaya
2. Perkara 30/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Magetan
3. Perkara 20/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Pesawaran
4. Perkara 272/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Mimika
5. Perkara 05/PHPU.WAKO-XXIII/2025 Walikota Banjarbaru
6. Perkara 44/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Aceh Timur
7. Perkara 266/PHPU.GUB-XXIII/2025 Gubernur Bangka Belitung
8. Perkara 99/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Bangka Barat
9. Perkara 02/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Pasaman
10. Perkara 96/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Lamandau
11. Perkara 168/PHPU.WAKO-XXIII/2025 Walikota Palopo
12. Perkara 47/PHPU.WAKO-XXIII/2025 Walikota Sabang
13. Perkara 55/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Gorontalo Utara
14. Perkara 43/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Pasaman Barat
15. Perkara 68/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Bengkulu Selatan
16. Perkara 24/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Empat Lawang
17. Pekara 171/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Banggai
18. Perkara 173/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Bungo
19. Perkara 70/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Serang
20. Perkara 75/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Parigi Moutong
21. Perkara 32/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Mandailing Natal
22. Perkara 260/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Boven Digoel
23. Perkara 293/PHPU.GUB-XXIII/2025 Gubernur Papua Pegunungan
24. Perkara 304/PHPU.GUB-XXIII/2025 Gubernur Papua
25. Perkara 274/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Jayapura
26. Perkara 283/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Puncak
27. Perkara 305/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Puncak Jaya
28. Perkara 195/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Kutai Kartanegara
29. Perkara 28/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Barito Utara
30. Perkara 73/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Siak
31. Perkara 81/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Berau
32. Perkara 183/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Pamekasan
33. Perkara 93/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Halmahera Utara
34. Perkara 100/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Belu
35. Perkara 267/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Pulau Taliabu
36. Perkara 04/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Buton Tengah
37. Perkara 51/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Kepulauan Talaud
38. Perkara 224/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Mahakam Ulu
39. Perkara 232/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Jeneponto
40. Perkara 174/PHPU.BUP-XXIII/2025 Bupati Buru
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


