MORUT, LINTASNEWSMEDIA.ID – Perusahaan perkebunan besar di Indonesia, PT Astra Agro Lestari (PT AAL) Tbk, tengah menghadapi sorotan tajam terkait perkara hukum terkait adanya tudingan tumpah tindih lahan antara PT Rimbunan Alam Sentosa (RAS) dengan PT Perkebunan Nusantara XIV (PTPN XIV) d
Salah satu isu sentral yang muncul atas ketidakhadiran perusahaan dalam panggilan yang dilayangkan oleh Kejaksaan.
Hal ini memicu berbagai spekulasi dan reaksi dari masyarakat serta pihak-pihak terkait. Sehubungan dengan situasi tersebut, Astra Agro akhirnya memberikan klarifikasi resmi untuk menjelaskan posisinya.
Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan Astra Agro dalam keterbukaan informasi BEI, Tingning Sukowignjo mengatakan, saat ini perseroan tengah menghadapi perkara hukum, dan telah menerima surat panggilan terhadap dua orang manajemen perseroan.
“Panggilan tersebut berkaitan anak perusahaan kami, PT RAS yang sedang menjalani proses hukum di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah (Sulteng) akibat adanya tumpang tindih lahan dengan PTPN,” kata Tingning dalam keterangannya, Jumat (8/11/2024).
Menurut Tingning, pekara tumpang tindih lahan antara entitas anak PT AAL dan PTPN XIV berada di lahan seluas 1.329 hektare.
“Kami pihak PT AAL mengakui bahwa belum bisa menyampaikan detail perkara karena masih dalam proses hukum oleh pihak berwenang,” ucapnya.
Alasan ketidakhadiran
Tingning mengklarifikasi alasan kedua orang manajemen belum memenuhi panggilan, karena perseroan masih dalam tahap mempersiapkan dokumen dan informasi yang diperlukan, sehingga perseroan telah mengajukan surat permohonan penundaan atas panggilan itu.
“Detail perkara ini belum bisa kami sampaikan, mengingat hal ini masih dalam proses hukum oleh pihak yang berwenang, sehingga kami harus menghormati proses hukum yang berlangsung,” jelasnya.
Dia juga sampaikan, perkara ini tidak berdampak material bagi kegiatan Astra Agro, baik itu dari segi keungan, operasional, maupun kelangsungan usaha.
“Sedangkan luasnya adalah bagian kecil dari total tertanam kebun inti Astra Agro yang mencapai 213.157,94 hektare,” terangnya.
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


