MAMUJU, LINTASNEWSMEDIA.ID –Â PT Palma Sumber Lestari yang beroperasi di Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengalami ledakan di dalam pabrik.
Pemicu ledakan diduga berawal dari alat produksi CPO PT Palma Sumber Lestari.
Kasus ledakan sudah dua terjadi dalam sebulan, yang mengakibatkan dua pekerja menjadi korban.
Ledakan terjadi sejak Maret 2026, kasusnya telah ditangani Penyidik Dit Krimsus Polda Sulawesi Barat (Sulbar).
Dir Krimsus Polda Sulbar, Kombes Pol Abdul Azis, menyampaikan kasus ledakan yang terjadi di alat produksi CPO PT Palma Sumber Lestari awal kejadiannya tanggal 15 Maret 2026, dan itu sudah ditangani.
Dalam sebulan dua kali terjadi ledakan, yang menyebabkan dua korban, dan satu diantaranya mengalami luka bakar, sedangkan satunya lagi meninggal dunia.
“Kasus ledakan yang terjadi di PT Palma Sumber Lestari sudah naik sidik,” ungkapnya, Jumat (24/4/2026.
Ia katakan, penyidik saat ini sudah memeriksa puluhan saksi mata. Baik itu dari pihak perusahaan, PT Palma Sumber Lestari dan warga setempat.
“Bahkan tenaga medis yang menangani korban ledakan sudah kami periksa, dan dimintai keterangannya,” jelas Abdul Azis.
Abdul Azis juga beberkan, dalam waktu dekat, penyidik akan memanggil ahli dari Kementrian Tenaga Kerja.
“Untuk lebih mendalami kasus ini, saya akan berkoordinasi langsung ke Kementrian Tenaga Kerja di Jakarta,” ucapnya.
Lanjut Abdul Azis, saat ini pihak penyidik Dit Krimaus Polda Sulbar sudah melakukan gelar berkara.
Selain itu, untuk mengungkapkan kasus kecelakaan kerja, penyidik sudah mengamankan CCTV yang ada di PT Palma Sumber Lestari.
“Pihak kami telah memeriksa CCTV tersebut, dan sudah ada yang akan ditetapkan sebagai tersangka,” bebernya. (*)
Editor: R Mustari
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


