Ini tentangku:
Tak ada birunya langit hari ini
seperti hari itu
hanya air langit di atas tanah
menyaji irama kerinduan
yang mengusik riuhnya riang ini
membuatku harus menoleh sejenak
ke ribuan jejak langkah yang kupunya
Senyum kepergian
kuberikan pada kanakku
disambut pelukan hangat
yang membuat gigil tubuhku reda
meski hanya sesaat
tapi telah kubingkis untuk penawarku
di hari ini
diSaat malam dan hujan
kini selalu menjadi bahasa
yang mengukir duka
KDI, 160710
Aku pada Ilalang Senja di Dekat Langit
Kutemui senja di antara ilalang yang duduk di dekat langit
menabur senyum yang sedari kemarin berdiam di dalam kebisuannya
entah seberapa lama tak kupandangi sunset kala itu
yang pasti, jenuh tak pernah menyapa gerai tawanya
Kumencoba berlari kecil di antara ilalang
berlomba dengan bulir ilalang menyapa langit
meski terkadang kebisuan selalu menjadi tempatnya pulang
tapi jenuh lagi-lagi tak pernah megusik tawanya
Kali ini ku mencoba duduk di dekat langit
menatap ilalang dan mencoba mengakrabinya
kubelajar mengurai cerita tentang “cinta dan kebencian”
pada senja yang menjadi tempatku menyimpan resah
Kost Tumpangan, 131211
Dekat langit
Subuh baru saja pergi,
ditukar dengan pagi
tapi tak begitu bisa membuatku hangat
Aku bercermin pada embun
bening,
tapi tidak diriku
Aku masih ingin di sini, dekat langit
Kutahu mendung datang lagi
mencipta sepi
dari berbongkah-bongkah rindu
yang tak juga pergi sejak kemarin
hening,
tapi tidak hatiku
Aku masih ingin di sini, dekat langit
Menunggu matahari
menjemput embun
dan mengusir mendung dari langitku
pulang,
tapi tidak tubuhku
Kendari, 230610
Karya Alfa Shazwa
Alfa Shazwa, Penulis yang memiliki nama lengkap Mukminah Daeng Siame ini lahir di Tuntung pada tanggal 18 Maret 1990. Seorang ibu rumah tangga beranak 3 yang berprofesi sebagai seorang guru madrasah di MTs Negeri 1 Konawe Selatan. Sangat menyenangi dunia menulis. Dan selalu jatuh cinta dengan dunia puisi; baca dan tulis.
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


