JAKARTA, LINTASNEWSMEDIA.ID – Sosok pemuda Inspiratif penemu Biofar SS yang memiliki segudang prestasi, kini telah mengharumkan nama negara Republik Indonesia (RI) dimata internasional, Senin (20/2/2023).
Pemuda penemu Biofar SS yang memiliki segudang prestasi merupakan anak angkat dari Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, kini menjadi seorang inspiratif yang wajib dicontoh oleh kaum intelektual.
Ilmuwan Biofar SS, Muhammad Ja’far Hasibuan ke redaksi lintasnewsmedia.id mengatakan, di peringatan Hari Guru Nasional 25 November 2022 dan Sumpah Pemuda ke-94 tahun 2022 kemarin, saya meraih juara I dalam dunia medis sebagai peneliti Kesehatan Dunia di Shanghai China.
“Pada tahun 2023 ini, Klinik Biofar SS akan mengabdi dengan ikhlas dan semangat memberi pelayanan medis ke pasien. Mari bersama-sama menyongsong transformasi baru demi kemajuan negara Indonesia,” tulisnya via whatshapp.
Ja’far juga menyampaikan, untuk menapakinya tentu dibarengi dengan penuh semangat serta kesungguhan, apalagi di tahun 2023 tantangan tentu lebih berat, maka harapan masyarakat demi kemajuan Klinik Biofar SS ini merupakan berkat dukungan masyarakat luas.
Selain itu, Bapak Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo juga sangat membantu, sehingga masyarakat bisa berobat secara tradisional di klinik Biofar SS.
“Semoga kebaikan serta perhatian bapak angkat pahalanya semakin mengalir terus, maka dengan ini saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan semoga dapat terus mengembangkan potensi sebagai ilmuwan kesehatan berkelas dunia dan hasilnya nanti akan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” ucapnya.
Ja’far juga mengungkapkan, Biofar SS herbal berkelas dunia semakin dikenal di kalanagan masyarakat luas. Sebagai ilmuwan kelas dunia yang memiliki segudang prestasi layak di jadikan sebagai tokoh inspiratif bermanfaat, maka semua pemuda di Indonesia bisa menjadikan renungan serta pembelajaran berharga, bahkan dapat di contoh oleh pemuda, pelajar, Mahasiswa, Guru dan Dosen, agar penguat gerak langkah dalam mewujudkan pembangunan bangsa saat ini.
Seperti di era digital sebagai bahan untuk mengevaluasi dan refleksi diri, maka perlu peningkatan kompetensi, dan keterampilan harus terus dikembangkan pada era digital ini.
“Seperti kalimat Bung Karno yang mengatakan “Beri aku seribu orang tua, niscaya akan ku cabut Semeru dari akar nya. Beri aku sepuluh pemuda, niscaya akan ku guncangkan dunia,” kutipnya yang menirukan perkataan Soekarno Hatta itu.
Menurut Ja’far Hasibuan, selain menjadi jawara medis di Shanghai China, juga mendapat simpati dari petinggi negara Indonesia yaitu Presiden RI Ir. Joko Widodo yang menyambangi saya beberapa waktu lalu di Medan, Sumatera Utara.
“Simpati dari petinggi negara Indonesia yaitu Presiden RI Ir. Joko Widodo yang menyambangi saya sebagai Ilmuwan penemu Biofar SS dan jawara medis dunia,” ungkapnya.
Selain itu, lanjut Ja’far, obat herbal rencananya akan dibagikan kepada warga sekitar klinik yang berlokasi di Simpang Limun, jalan Seksama Ujung, nomor 86, Kelurahan Medan Tenggara, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan yang juga sebagai tempat penelitian tokoh dunia peneliti kesehatan dunia.
Toko Obat Herbal Alisha Zhafra Medina Hasibuan dan Klinik Biofar SS siap mendistribusikannya ke masyarakat terpencil di pelosok negeri ini yang membutuhkannya, apakah itu penyakit luar maupun dalam, dan juga bisa digunakan untuk manusia maupun hewan,” tandasnya. (Red)
Editor: Roy
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

