Gowa — Trategi Pengacara Rudi S Gani ditembak Orang Tak Dikenal (OTK) di rumah istrinya, di Desa Pattukulimpoe, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan pada Selasa (31/12/2024) pukul 22.30 Wita.
Dimana Rudy S. Gani mengalami luka tembak di bagian pipi dan sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Lappariaja. Namun, nyawanya tidak tertolong. Jenazah korban kemudian dibawa ke Makassar untuk dilakukan autopsi di RS Bhayangkara guna mendalami penyebab kematiannya.
Terkait insiden ini , Irfan Harris S.H
Dir Hukum Bataradiwa & Associate tekankan Agar aparat kepolisian, baik dari Polda Sulsel maupun Polres Bone, untuk segera mengusut tuntas dugaan kasus pembunuhan berencana tersebut.
“Kami minta pihak kepolisian agar kasus penembakan yang menimpah rekan kami untuk segera usut tuntas ” ujar Irfan
Bukan hanya itu, Irfan Harris S.H mendesak Polda Sulsel mengungkap motif penembakan.Menurutnya, jika pelaku berkaitan dengan profesi advokat maka ini merupakan ancaman serius.
“Oleh karena sampai sekarang belum diketahui motif penembakan terhadap beliau, maka apabila peristiwa penembakan terhadap beliau ada kaitannya dengan profesi advokat, maka advokat-advokat Indonesia harus menanggapi serius hal ini agar tidak ada lagi kejadian-kejadian serupa ke depannya,” pungkasnya.
Lanjut Irfan mengutarakan organisasi pengacara harus segara membentuk tim investigasi dan advokasi mandiri atas kejadian ini,
” Saya siap terlibat didalamnya. Karena ini bukan soal individu korban tetapi lebih kepada masa depan penegakan hukum, rasa keamanan dan perlindungan bagi tiap-tiap orang terkhusus yang menjalankan tanggung jawab profesi pengacara.” Tegasnya Irfan
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


