PENYAIR BERMATA BATU
penyair bermata batu
memasuki usia suntuk
seharian menyalin meditasi
agar ada sajak-sajak suci
mengalir dari mataair sungai kehidupan anak domba yang disembelih
tanpa tulisan dan suara sunyi terus berbisik
berguguran tubuh matahari
supaya jangan ada lagi amarah meledak
yang bau busuknya
menyusup dalam perutmu yang kian mengecil
tetapi aku suka berkelamin
penyair bermata batu
ikut kecewa
bahkan anaknya yang senang berhala
tak lagi pandai berucap sedap
ia terjebak di pulau-pulau terluar
sambil terus berdansa
menghisap tidurnya
yang bermalam di padang kelam
penyair bermata batu lalu melarikan sajaknya ke gedung kesenian rakyat
di sini ia bertemu para pujangga yang punya lidah tajam
seperti pisau cukur tua
mereka lalu bertukar wajah
dengan presiden penyair
tak lagi mabuk anggur
yang dipetik dari ribuan bintang sampai langit ketiga
aku sendiri mau menyendiri
tak sanggup menatap penyair bermata batu
keluh kesahnya semakin terluka memerah
dalam sajaknya yang kelaparan ini
Jakarta, Selasa, 27 Juni 2023
TELEPON BENCANA
telepon bencana saya terima malam tadi
usai kelelahan sterika listrik
sampai halus berita-berita korupsi
dan lagu partai politik baru dengan janji
seperti suara anjing rabies yang sedang viral di media sosial
telepon bencana lalu berpesan untuk segera berangkat tepat pukul sepuluh malam
naik transportasi kereta api cepat massal untuk menuju ke sebuah pegunungan es yang sedang pameran proyek konstruksi
meminjam dana talangan dari bank-bank di luar angkasa alam semesta
telepon bencana membuat saya marah, kesal dan nyaris bipolar
karena esok hari saya harus mendendangkan lagu puisi sejarah masa lalu di sebuah gedung kesenian rakyat yang dibangun
setengah tubuh cacat dan nyaris lumpuh
telepon bencana pada akhirnya harus saya tutup dengan sel-sel otak besar dan kecil pecah
berhamburan di dinding rumah dengan tiga musibah tertulis dalam puisi tempohari
telepon bencana tetap saja membuat saya bisa nyenyak tidur
walaupun rekening bank telah diblokir dan angka statistik jumlah kemiskinan serta pengangguran di negeri ini
terus terbang ke cakrawala sampai mencapai angka seribuan warga negara yang pindah kewarganegaraan
bagi kemiskinan dengan cuaca yang makin ekstrim
Jakarta, Selasa 11 Juli 2023
PERJALANAN PENYAIR
perjalanan penyair
ternyata tak kunjung selesai
ribuan kilometer sudah ditempuh
menembus ruang dan waktu
nyaris berbatu-batu
kadang tanpa nyala api
dan tanpa tiang matahari
mengangkut sekeranjang persungutan abadi
disantap buah kelaparan
disebar di tikungan jalan sangat tajam
perjalanan penyair
sering dipermalukan
berulang-ulang jatuh
minta sesuap makan ikan
dengan saudara tak kembar
seperti peristiwa tadi malam
seekor bulan purnama bertanya lagi
bagaimana mengeja masa depan
ada menjelma roh ketakutan
entah sampai kapan
semua berakhir di kuburan
Jakarta, Selasa, 18 Juli 2023
BIODATA :
Penyair dan Sastrawan Pulo Lasman Simanjuntak memulai karier dalam dunia tulis menulis (kesusasteraan) sejak tahun 1980-an. Karya puisi pertama berjudul IBUNDA dimuat di Harian Umum KOMPAS pada bulan Juli 1977. Setelah itu sejak tahun 1980 sampai tahun 2023 ini berturut-turut karya puisinya dimuat (dipublish) di 25 media cetak (koran, surat kabar, dan majalah), serta 84 media online, dan majalah digital di Indonesia dan Malaysia.
Karya puisinya juga telah diterbitkan dalam 7 buku antologi puisi tunggal, dan saat ini tengah persiapan untuk penerbitan buku antologi puisi tunggal ke-8 diberi judul MEDITASI BATU. Selain itu juga puisinya terhimpun dalam 25 buku antologi puisi bersama para penyair seluruh Indonesia.
Saat ini sebagai Ketua Komunitas Sastra Pamulang (KSP), anggota Sastra ASEAN, Dapur Sastra Jakarta (DSJ) Bengkel Deklamasi Jakarta (BDJ) Sastra Nusa Widhita (SNW), Pemuisi Nasional Malaysia, Sastra Sahabat Kita (Sabah, Malaysia), Komunitas Dari Negeri Poci (KDNP), Taman Inspirasi Sastra Indonesia (TISI), Kampung Seni Jakarta, Penikmat Seni Budaya, Storia Sastra, Bengkel Narasi, Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia, dan anggota Sastra Reboan.
Pulo Lasman Simanjuntak lahir di Surabaya pada tanggal 20 Juni 1961. Pulo Lasman Simanjuntak merupakan seorang penyair, sastrawan, dan juga dikenal sebagai wartawan dan rohaniawan, bermukim di jalan Bougenville 5 Blok A 42 No.8, Pamulang-Jakarta, Kota Tangerang Selatan. Kontak Person : 08561827332 (WA).
Jakarta, Senin 24 Juli 2023
Bersama ini saya kirim 3 puisi terbaru (periode bulan Mei, Juni dan Juli 2023) untuk bisa dipublish di website lintasnewsmedia.id yang berkantor redaksi di Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).
Sebelum dan sesudahnya saya mengucapkan banyak terima kasih kepada redaksi www.lintasnewsmedia.id.
Eksplorasi konten lain dari Lintas News Media
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


